Viral Ratusan WN Cina Berbaju Hazmat, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Buka Suara

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Negara Asing mendorong barang bawaannya usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, 1 Januari 2021. Berdasarkan SE Nomor 04/2020, juga dinyatakan pelaku perjalanan WNA dari luar negeri dikecualikan: pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, serta pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP). REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    Warga Negara Asing mendorong barang bawaannya usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, 1 Januari 2021. Berdasarkan SE Nomor 04/2020, juga dinyatakan pelaku perjalanan WNA dari luar negeri dikecualikan: pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas, serta pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP). REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto angkat suara soal ratusan warga negara Cina berbaju Hazmat yang tiba beberapa waktu lalu. Romi mengatakan penggunaan pakaian hazmat itu adalah standar penumpang pesawat dari Cina. 

    Kedatangan ratusan WN Cina di bandara dengan mengenakan hazmat itu sempat viral di media sosial. "Memakai baju hazmat ini adalah perlindungan diri mereka dan sesuai dengan standar dan aturan dari negara mereka," ujar Romi, Selasa 26 Januari 2021.

    Sebanyak 153 Warga Negara Asing (WNA) yang terdiri dari 152 WN Cina dan satu warga Somalia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu 23 Januari 2021, pukul 16.25. Yang menarik perhatian adalah baju Hazmat yang dikenakan para penumpang pesawat China Southem Airlines — CZ387 itu ketika tiba di bandara. 

    "Sebenarnya tak ada yang aneh soal ini karena ini biasa di negara luar, tapi jadi ramai ketika sampai di sini," kata Romi.

    Kedatangan ratusan warga Cina dari kota Guangzhou itu menjadi ramai dan menjadi perhatian publik karena mereka tiba di tengah penerapan pelarangan WNA masuk ke Indonesia. Namun, Romi, memastikan ratusan warga Tiongkok itu diperbolehkan masuk ke Indonesia karena memiliki izin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Pemerintah Di Balik Harga Tes PCR Di Bandara

    Sejumlah alasan membuat pemerintah kembali menurunkan harga RT - PCR. Tempo mengumpulkan sejumlah fakta di balik naik-turun harga tes itu.