Polisi Buru Begal yang Rampas Ponsel Pesepeda di Grogol Petamburan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal sepeda. Shutterstock

    Ilustrasi begal sepeda. Shutterstock

    TEMPO.CO, JakartaBegal yang menyasar pesepeda kembali beraksi. Kali ini, seorang pesepeda bernama Slamet Supriyadi menjadi korban.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Teuku Arsya Khadafi mengatakan, Slamet melapor ke polisi pada Senin malam, 25 Januari 2021.

    Kepada polisi, Slamet mengatakan, dirinya dipepet oleh sejumlah orang yang berboncengan sepeda motor, dan mengambil ponsel di stang sepeda.

    "Setelah kami mendapati adanya laporan tersebut kemudian saya memerintahkan anggota untuk bergerak cepat melakukan olah kejadian perkara " ujar Arsya di Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021.

    Baca juga: Fakta Penangkapan Begal Sepeda di Jakarta: 3 Tewas Ditembak, 2 Buron

    Adapun kronologinya, kata Arsya, saat Slamet sedang bersepeda di Jalan Prof Dr Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, korban dipepet oleh orang tidak dikenal berboncengan dan beberapa motor lainnya mencoba mengecoh perhatiannya.

    Kemudian ponsel yang terpasang di stang sepeda diambil para pengendara motor itu. Korban sempat mengejar para pelaku, namun tiba-tiba hilang kendali karena kurang konsentrasi terjatuh dan tangan kanannya terluka.

    Setelah kejadian tersebut, korban bersama rekannya mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk membuat laporan atas kejadian yang menimpanya.

    Kini anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat kini tengah memburu pelaku begal pesepeda yang diduga anggota geng motor tersebut.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.