Pengerjaan 2 Embung Penangkal Banjir di Jakarta Barat Capai 95 Persen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengerukan tanah untuk pembuatan tempat penampungan air skala besar atau embung di kawasan rawan genangan di Kampung Bulak RT 10/01, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. (ANTARA/Devi Nindy)

    Pengerukan tanah untuk pembuatan tempat penampungan air skala besar atau embung di kawasan rawan genangan di Kampung Bulak RT 10/01, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. (ANTARA/Devi Nindy)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengerjaan dua embung untuk menangkal banjir di Semanan dan Tegal Alur Kalideres, Jakarta Barat telah mencapai 95 persen.

    Kedua proyek embung itu bertempat di Rusun Lokbin Tegal Alur, tepatnya di permukiman RT 15/03 dan Kampung Bulak RT 10/1, Semanan, tepatnya belakang Rusun Pesakih.

    “Progres di Semanan sudah 95 persen, di Tegal Alur juga sama, kecuali kalau ada tambahan lokasi dan perluasan,” ujar Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto di Jakarta, Selasa, 26 Januari 2020.

    Baca juga: Pemerintah Kota Jakarta Barat Percepat Garap Embung di Tegal Alur dan Semanan

    Meski demikian, Uus mengatakan masih dibutuhkan pengerjaan tambahan untuk saluran masuk dan keluar air yang tertampung di dua embung tersebut saat hujan deras mengguyur. Hingga kini, pengerjaan tersebut masih dilakukan.

    Pengerjaan dua embung tersebut ditujukan untuk meminimalisir terjadinya genangan yang lama surutnya seperti pada 2020.

    “Dengan adanya embung diharapkan genangan yang dulu sampai enam hari, mudah-mudahan pak Gubernur minta saat selesai hujan, durasi genangan hanya dua jam,” ujar Uus.

    Selain itu, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mengerjakan perbaikan sejumlah saluran air, sodetan hingga kolam untuk mengalirkan genangan air. Pengerjaan ini terdapat di kawasan Green Garden Kebon Jeruk, Pangeran Tubagus Angke Grogol Petamburan dan di Rawa Buaya Cengkareng.

    Kemudian pengerukan lumpur dilakukan di Waduk Bojong Cengkareng, dan pembuatan saluran penghubung di lokasi tersebut sepanjang 300 meter sebagai solusi mengatasi banjir.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.