Kasus Covid-19 Banten Tembus 25.000, Gubernur Wahidin Halim Imbau Jaga Keluarga

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Banten Wahidin Halim Mendampingi Presiden RI Jokowi dalam peresmian pabrik baru Polyethylene (PE) milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) di Jalan Raya Anyer KM 123, Cilegon, Banten, Desember 2019 lalu. (dok Pemprov Banten)

    Gubernur Banten Wahidin Halim Mendampingi Presiden RI Jokowi dalam peresmian pabrik baru Polyethylene (PE) milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) di Jalan Raya Anyer KM 123, Cilegon, Banten, Desember 2019 lalu. (dok Pemprov Banten)

    TEMPO.CO, Tangerang -Gubernur Banten Wahidin Halim kembali mengimbau kepada masyarakat Banten untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terkait kasus Covid-19 sudah mencapai 25.000.

    Menurutnya, kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan turut berperan penting dalam penanganan pandemi Covid-19.

    "Saya mengingatkan ulang kepada warga Banten, tetap disiplin protokol kesehatan di rumah, di jalan, maupun di mana saja," seru Wahidin Rabu 27 Januari 2021.

    Wahidin Halim mengingatkan juga bahwa saat ini sudah 25 ribu warga Banten terpapar Covid-19. Bahkan, kasus terkonfirmasi Covid-19 pernah mencapai 520 kasus. Hingga saat ini, yang meninggal sudah mencapai 780 orang.

    Baca juga : Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Begini Perjalanan Virus Corona di Indonesia

    Gubernur Wahidin mengatakan saat ini rumah sakit di Provinsi Banten nyaris penuh. Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota sudah menyiapkan hampir 4.000 tempat tidur., "Kondisi rumah sakit saat ini sudah hampir penuh,"ujar Wahidin.

    Wahidi juga mengatakan meski pemerintah saat ini mampu menyiapkan rumah sakit, namun memiliki keterbatasan jumlah tenaga kesehatan. Sehingga akan menjadi masalah kalau tidak didukung oleh kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan.

    "Sekarang klasternya bukan hanya dari perkantoran dan tempat-tempat berkumpul, tapi juga dari rumah tangga. Oleh karena itu, harus ada kepedulian untuk saling menjaga, saling melindungi dan saling menghormati,"kata Wahidin Halim lagi.

    Wahidin juga mengimbau agar kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan keramaian untuk dipertimbangkan kembali untuk terlaksananya disiplin protokol kesehatan.

    "Corona bisa ditangani kalau semua ikut ambil bagian, mulai dari lingkungan keluarga disiplin melaksanakan protokol kesehatan,"kata Wahidin.

    Terkait vaksin Covid-19, Wahidin juga mengungkapkan, dari target 46 ribu vaksin untuk tahap pertama ini saat ini baru mencapai 6.000 yang penggunaannya terbatas untuk para tenaga kesehatan.

    Terkait kasus Covid-19, Dinas Kesehatan Provinsi Banten merilis per 25 Januari 2021, di Provinsi Banten untuk ruang Intensive Care Unit (ICU) tersedia 192 tempat tidur, terpakai 183 (95 persen ). Untuk ruang perawatan tersedia 3.021 tempat tidur, terpakai 2.636 (87 persen ). Sedangkan untuk rumah singgah tersedia 914 tempat tidur, terpakai 799 (87 persen).

    AYU CIPTA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto