Istri yang Tusuk Suami hingga Tewas Didakwa Pembunuhan Berencana

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata tajam. news18.com

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang kasus dugaan pembunuhan dengan terdakwa Riska Kartina Dewi digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Januari 2021.

Riska, 35 tahun, didakwa telah membunuh suaminya sendiri yang bernama Hendra Supenda. Jaksa menjeratnya dengan Pasal 340 KUHP atau 338 KUHP atau 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan berencana.

Dalam sidang pembacaan keberatan kemarin, kuasa hukum terdakwa Ditho H.F. Sitompoel menyatakan keberatan atas penerapan pasal itu. Ia beralasan pembunuhan terjadi karena ketidaksengajaan.

Ditho kemudian menerangkan kronologi peristiwa yang membawa kliennya ke balik jeruji besi.

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Kasus Pembunuhan Terpopuler, Remaja NF, Hingga John Kei

Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 2020. Saat itu sang suami meminta Riska mentransfer sejumlah uang ke rekening orang lain untuk bermain game online.

Ditho menerangkan suami Riska itu sudah meminta permintaan yang sama sebanyak tiga kali. Hingga akhirnya sang istri menolak permintaan itu. Menanggapi penolakan itu, korban mengamuk dan mencaci maki istrinya sendiri.

Perkelahian yang awalnya hanya adu mulut, berubah menjadi kekerasan fisik. Korban mengambil sebilah pisau dapur, menodongkan, dan menempelkan pisau ke leher Riska. Sang suami lalu mengancam apabila tidak diberikan uang akan membunuh Riska.

Riska yang ketakutan berusaha menjauhkan pisau tersebut hingga akhirnya terjadi pergumulan. Di tengah perebutan itu, Hendra tertusuk oleh pisau di dada kiri hingga akhirnya tewas.

"Jadi tindakan yang dilakukan terdakwa merupakan tindakan pembelaan terpaksa untuk melindungi dirinya dari ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya," ujar Ditho.

Melihat fakta tersebut, Ditho menuntut agar seluruh dakwaan JPU dinyatakan batal demi hukum dan meminta agar terdakwa Riska dikeluarkan dari tahanan, serta dilakukan pemulihan dan rehabilitasi nama baik, harkat, dan martabatnya.

Sidang kasus pembunuhan ini akan kembali dilanjutkan di PN Jakarta Selatan pada 2 Februari 2021 dengan agenda putusan sela.






DPR Papua Barat Dukung TNI - Polri Tumpas KKB Penghambat Pembangunan

50 menit lalu

DPR Papua Barat Dukung TNI - Polri Tumpas KKB Penghambat Pembangunan

Orgenes mengatakan kebiadaban KKB di wilayah itu sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat sipil pada umumnya.


Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

1 hari lalu

Soal Ancaman Hukuman Ferdy Sambo: Pidana Penjara Tidak Boleh Melebihi 20 Tahun?

Ferdy Sambo terancam hukuman maksimal. Apabila vonis kepada terpidana lebih dari 20 tahun, satu-satunya cara memvonis yaitu hukuman seumur hidup.


Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

1 hari lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan karena pembunuhan Brigadir J. Kak Seto minta negara melindungi anak Putri dan Sambo.


Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

3 hari lalu

Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

Putri Candrawathi keluar dari ruang kesehatan Bareskrim Mabes Polri pukul 12.48 WIB. Ia mengenakan blazer biru muda dan tampak terus tertunduk.


Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

3 hari lalu

Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

Arman tidak menjelaskan pukul berapa Putri Candrawathi tiba di Bareskrim. Namun ia membenarkan Putri sudah di dalam Bareskrim.


Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

3 hari lalu

Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

Pembunuhan terhadap pekerja jalan transpenghubung Kabupaten Bintuni dan Maybrat itu terjadi pada Kamis kemarin.


Rasamala Aritonang Jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Ini Jejak Setelah Gagal TWK KPK

4 hari lalu

Rasamala Aritonang Jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Ini Jejak Setelah Gagal TWK KPK

Kesediaan Rasamala Aritonang membela Ferdy Sambo mengejutkan rekan-rekannya sesama eks penyidik KPK, khususnya yang diberhentikan karena gagal TWK.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

4 hari lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


Polri Serahkan 11 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J ke JPU Senin Pekan Depan

4 hari lalu

Polri Serahkan 11 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J ke JPU Senin Pekan Depan

Tempat penyerahan tersangka dan bukti kasus pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs akan dilakukan di Bareskrim Polri.


Deolipa Anggap Biasa Cekcok dengan Pengacara Bharada E di Ruang Sidang

4 hari lalu

Deolipa Anggap Biasa Cekcok dengan Pengacara Bharada E di Ruang Sidang

Deolipa Yumara anggap perdebatan dengan pengacara Bharada E Ronny Berty Talapesey hal biasa saja. Hakim bilang hal memalukan.