Perpanjang PPKM, Kabupaten Bekasi Fokus Pelacakan Klaster Industri

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana rapid test di pabrik Suzuki di Tambun. PT Suzuki Indomobil Motor mengurangi produksi di pabrik motor Tambun I, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak 24 Agustus 2020 setelah 71 karyawan dinyatakan terpapar Covid-19. FOTO: PT Suzuki Indomobil Motor.

    Suasana rapid test di pabrik Suzuki di Tambun. PT Suzuki Indomobil Motor mengurangi produksi di pabrik motor Tambun I, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak 24 Agustus 2020 setelah 71 karyawan dinyatakan terpapar Covid-19. FOTO: PT Suzuki Indomobil Motor.

    TEMPO.CO, Cikarang - Pemerintah Kabupaten Bekasi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Perpanjangan PPKM itu diatur melalui Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor 360/Kep.97-BPBD/2021 menindaklanjuti Keputusan Gubernur Jabar Nomor:443/Kep.33-Hukham/2021.

    Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan Keputusan Bupati Bekasi itu mulai berlaku efektif sejak 26 Januari hingga  8 Februari 2021.

    "Sama dengan daerah penyangga ibu kota yang lain, kami mengikuti kebijakan pusat sesuai Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021 serta keputusan gubernur," kata Alamsyah di Cikarang, Rabu 27 Januari 2021.

    Pada perpanjangan PPKM ini, ada penambahan jam operasional mal dan pusat perbelanjaan yang semula beroperasi hingga pukul 19.00 menjadi pukul 20.00.

    Selama masa PPKM jilid dua ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi melakukan pengetatan di sektor kesehatan dengan memperbanyak pelacakan kasus. Berdasarkan hasil rapat pemerintah daerah, perangkat daerah diminta untuk fokus mengendalikan penyebaran Covid-19 pada klaster industri.

    "Arahan Pak Sekda tadi kita akan maksimalkan pelacakan di kawasan hingga 8 Februari nanti. Beda dengan tahun lalu, pelacakan kali ini akan dilakukan secara acak sesuai laporan yang diterima oleh perusahaan," katanya.

    Pelacakan kasus ini sesuai Instruksi Bupati Bekasi Nomor 2 Tahun 2021 terkait penguatan kemampuan tracking, serta sistem dan manajemen tracing.

    Baca juga: Ridwan Kamil Sebut 6 Daerah Masuk Zona Merah: Termasuk Kota dan Kabupaten Bekasi

    Bupati Bekasi juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 360/SE-12/BPBD terkait perpanjangan PPKM dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 pada sektor usaha kepariwisataan dan perdagangan atau area publik. "Saya rasa segenap elemen masyarakat termasuk pelaku usaha dapat memahami dan mau mengikuti aturan yang tertuang dalam surat edaran tersebut," kata Alamsyah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.