Kasus Prostitusi di Sunter, Polisi: Saat Digerebek 4 Anak Sedang Layani 1 Pria

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi prostitusi anak. shutterstock.com

    Ilustrasi prostitusi anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Polsek Tanjung Priok Komisaris Hadi Suripto menjelaskan saat pengungkapan kasus prostitusi anak di salah satu hotel berbintang di Sunter, Jakarta Utara, petugas mendapati empat korban sedang melayani satu orang laki-laki paruh baya. Pengungkapan ini dilakukan pada Senin, 25 Januari 2021.

    "Saat proses penggerebekan, ditemukan empat perempuan anak di bawah umur tersebut sedang dalam keadaan tidak memakai busana bersama satu orang laki-laki," ujar Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis, 28 Januari 2021.

    Hadi menjelaskan empat perempuan di bawah umur beserta lelaki hidung belang itu segera ditangkap dan dibawa ke Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kepada penyidik, empat perempuan itu mengaku dipekerjakan oleh seorang muncikari berinisial RSD, 19 tahun, untuk melayani lelaki paruh baya tersebut.

    Baca juga: Prostitusi Anak di Sunter, Polisi: Muncikari Tawarkan Lewat MiChat

    "Tersangka RSD juga mengakui telah menyiapkan empat orang perempuan yang masih di bawah umur sebagai job ke om-om yang berinisial R," ujar Hadi.

    Pengungkapan kasus prostitusi anak ini berawal dari patroli polisi di media sosial. Saat itu tersangka RSD memang menjajakan anak di bawah umur melalui aplikasi MiChat.

    Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap RSD di halaman parkir sebuah hotal di Sunter, Jakarta Utara pada Senin lalu. Setelah diinterogasi, RSD akhirnya mau menunjukkan kamar tempat anak-anak itu sedang melayani pria hidung belang.

    Para PSK di bawah umur yang masing-masing berinisal DM (17 tahun), FZ (15), AA (15), dan SF (15) itu kemudian dibawa ke Unit Perlindungan Anak Polsek Tanjung Priok dan telah ditetapkan sebagai saksi dalam kasus tersebut. Mereka rencananya akan diberi pendampingan dari psikolog untuk memulihkan keadaan mentalnya.

    Tersangka kasus prostitusi anak, RSD saat ini sudah mendekam di Rutan Polsek Tanjung Priok. Tersangka yang merupakan muncikari itu dijerat dengan Pasal 1 angka 1 UU 21 Tahun 2007 tentang perdagangan manusia dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?