Imam Masjid di Depok Nyaris Jadi Korban Penusukan Menjelang Salat Subuh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi senjata tajam atau pisau. Shutterstock

    Ilustrasi senjata tajam atau pisau. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang Imam Masjid bernama Prinadi, 60 tahun, nyaris menjadi korban penusukan menjelang salat subuh di Masjid Mujahidin Jatijajar, Tapos, Cimanggis, Depok, Kamis. Korban selamat karena pelaku terpeleset sebelum menusuk korban.

    "Jadi dia lagi ngaji, menunggu datang waktu salat subuh lalu dihampiri dari belakang oleh pelaku, tapi dia terjatuh waktu lagi ngangkat senjatanya," ujar Kapolsek Cimanggis Ajun Komisaris Agus Khoeron saat dihubungi Tempo, Kamis, 28 Januari 2021.

    Pada saat pelaku jatuh bersama pisaunya, korban segera lari ke arah anaknya yang berada di depan masjid. Pelaku kemudian segera ditangkap oleh warga sekitar. 

    "Warga langsung geger," kata Agus. 

    Korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Petugas yang datang ke lokasi segera membawa pria itu ke Polsek Cimanggis.

    Kapolsek Cimanggis mengatakan dari hasil pemeriksaan, pelaku terlihat tidak normal. Setiap pertanyaan yang ditanyakan oleh petugas dijawab ngawur dan tak nyambung oleh pelaku sehingga diduga dia mengalami gangguan kejiwaan. 

    "Makanya sekarang kami mau bawa ke psikiater, nanti mereka yang nentuin," kata Agus.

    Baca juga: Diduga Gangguan Jiwa, Pemuda di Depok Ancam Imam Masjid dengan Pisau

    Kondisi Prinadi baik-baik saja usai percobaan penusukan itu. Agus memastikan Imam Masjid itu tidak mengalami luka akibat peristiwa itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.