DKI Dapat 3 Mobil PCR, Anies Baswedan: Kami Mau Potong Rantai Penularan Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, berbicara dengan petugas medis saat memantau ruang ICU dari ruang kontrol rumah sakit Cengkareng. Anies juga mengimbau warganya untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Selain itu, ia meminta warga untuk mentaati protokol kesehatan. Facebook/@Anies Baswedan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, berbicara dengan petugas medis saat memantau ruang ICU dari ruang kontrol rumah sakit Cengkareng. Anies juga mengimbau warganya untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Selain itu, ia meminta warga untuk mentaati protokol kesehatan. Facebook/@Anies Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Gubernur Anies Baswedan mendapatkan bantuan tiga Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19 atau Mobile Lab dari lembaga amal Human Initiative.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyaksikan penyerahan tiga Mobil PCR itu pada Kamis, 28 Januari 2021.

    "Keputusan untuk memilih membuat mobile labs ini sangat tepat. Karena kami ingin memotong rantai penularan Covid-19 dengan mengetahui siapa yang tertular dan siapa yang tidak," kata dia dalam keterangan tertulisnya.

    Baca juga : Pemprov DKI Telah Kantongi 240 Ribu Dosis Vaksin Covid-19

    Menurut Anies Baswedan, pemerintah DKI melakukan pengetesan dan pelacakan terhadap orang yang berkontak erat dengan pasien Covid-19 atau bergejala. Untuk itulah, dia menuturkan, pihaknya memerlukan kapasitas tes yang tinggi.

    Human Initiative bekerja sama dengan Nama Foundation dan Ai Labs untuk membuat Mobile Lab. Mobile Lab memiliki standar keamanan biologi atau Biosafety Level (BSL) 2 dan dilengkapi dengan peralatan PCR.

    Alat ini merupakan laboratorium kesehatan yang dapat mengecek seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak dalam waktu empat jam per sampel pasien. Pasien bakal mengetahui hasil pemeriksaannya paling lama 1x24 jam.

    Nantinya, Mobile Lab ini diperuntukkan memeriksa sampel swab dari RSUD Tanah Abang dan Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat; RSUD Koja dan Puskesmas Koja, Jakarta Utara; RSUD Budhi Asih dan Pusmesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, serta di lokasi sekitarnya.

    Mobile Lab juga melayani pemeriksaan sampel pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD tersebut serta pelacakan kontak erat di puskesmas. Mobile Lab, lanjut Anies, juga bermanfaat mengecek keperluan medis lainnya, seperti riset biologi, pengujian klinis, dan analisis untuk epidemik Hi-Risk virus.

    "Jadi izinkan saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para agregator, Human Initiative, Nama Foundation, Ai Labs yang secara berbulan-bulan mengerjakan ini secara senyap dan tuntas," ucap Anies Baswedan.

    LANI DIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.