Viral PNS di Jaktim Diduga Lakukan Penganiayaan Istri, Wali Kota Turun Tangan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan wanita. Shutterstock

    Ilustrasi penganiayaan wanita. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Video Pegawai Negeri Sipil atau PNS Pemkot Jakarta Timur yang diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya viral di media sosial Tiktok.

    PNS yang berdinas di Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Timur itu diduga memukul wanita yang menjadi istrinya saat sedang cek-cok. 

    Menanggapi hal ini, Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar membenarkan identitas PNS dalam video tersebut merupakan pegawai di wilayahnya. Ia bahkan mengklaim sudah memiliki identitas oknum PNS tersebut. 

    "Kasusnya ditangani langsung oleh Inspektorat tingkat Provinsi. Silakan koordinasi langsung," ujar Anwar saat dikonfirmasi, Jumat, 29 Januari 2021. 

    Baca juga : Sidang John Kei Ungkap Perseteruan Diawali Hutang Nus Kei Rp 1 Miliar 

    Anwar tak menjelaskan lebih lanjut soal penganiayaan itu. Ia menyerahkan permasalahan tersebut ke pihak Inspektorat untuk ditangani. 

    Dalam video yang viral di TikTok itu, terlihat seorang lelaki paruh baya berpakaian dinas PNS sedang cekcok dengan wanita yang diduga istrinya. Pria tersebut kemudian melakukan pemukulan karena tak terima cek-cok tersebut divideokan oleh sang istri.  

    "Enggak usah tepak-tepak, nggak usah tepak-tepak, sakit! Enggak usah tepak-tepak. Jangan tepak-tepak ini handphone gue," kata wanita dalam video tersebut. 

    Dalam video viral tersebut, ia melakukan tag akun sosial media Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudinakertrans) Jakarta Timur Galuh Prasiwi. Belum diketahui waktu dan TKP video penganiayaan tersebut.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.