Warga Poltangan Waswas Melintas ke Fly Over Tapal Kuda Tanjung Barat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara atap rumah warga bercat warna-warni di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. Program tersebut bertujuan memperindah kawasan di sekitar jalan layang sebelum peresmian. TEMPO/Subekti

    Foto udara atap rumah warga bercat warna-warni di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta, Senin, 18 Januari 2021. Program tersebut bertujuan memperindah kawasan di sekitar jalan layang sebelum peresmian. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Uji coba fly over Tapal Kuda hari ini masih dilakukan. Uji coba jalan layang yang berada di Tanjung Barat dan Lenteng Agung itu dilakukan mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.

    Menanggapi uji coba pembukaan jalan layang itu, warga Poltangan, Tanjung Barat, Jakarta Selatan mengaku waswas jika hendak melintas menuju fly over tersebut. Wani Kurniadi, seorang warga Poltangan mengatakan akses kendaraan dari arah Poltangan ke jalan layang tersebut sangat dekat dengan persimpangan dari arah Pasar Minggu.

    Wani mengatakan, kendaraan yang keluar dari Poltangan dan hendak menuju arah Pasar Minggu harus berhati-hati agar tidak bertabrakan dengan kendaraan yang melaju lurus dari arah Pasar Minggu menuju Lenteng Agung.

    Baca juga: Besok, Jalan Layang Tapal Kuda Tanjung Barat dan Lenteng Agung Diuji Coba

    "Harusnya ada petugas yang mengatur arus lalu lintas karena kalau tidak diatur, bisa-bisa kendaraan yang dari Poltangan mau masuk fly over bisa ditabrak kendaraan yang lurus dari arah Pasar Minggu," kata Wani.

    Menurut pengamatan Wani, kendaraan yang melintas dari arah Pasar Minggu lurus ke Lenteng Agung, rata-rata memacu kecepatan saat arus lalu lintas lengang.

    "Coba saja perhatikan, kalau tidak hati-hati melintas, bisa saja kita ditabrak sama kendaraan yang melaju dari arah Pasar Minggu," ujarnya.

    Seorang pemilik toko di Jalan Raya Tanjung Barat, persis di depan Fly Over Tanjung Barat, Ali, menyarankan perlu ada lampu merah untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan dari arah Poltangan dan Pasar Minggu agar kendaraan warga yang hendak masuk fly over lebih aman.

    Menurut Ali, kebanyakan pengguna Fly Over Tanjung Barat adalah warga Poltangan. Kebanyakan warga melintas ke Pasar Minggu, selain untuk bekerja juga untuk berbelanja.

    "Rata-rata warga Poltangan ini pedagang, mereka hampir setiap hari ke Pasar Minggu dan pastinya pengguna aktifnya adalah warga sekitar," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.