Kata Polisi Soal Sebab Tawuran di Atas Rel di Kampung Muara Bahari Jakarta Utara

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon penumpang menunggu KRL saat tawuran warga terjadi di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2019. ANTARA

    Sejumlah calon penumpang menunggu KRL saat tawuran warga terjadi di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Di media sosial tengah viral video tawuran remaja di atas rel kereta api di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Dalam video viral itu, kedua kelompok saling serang menggunakan batu, senjata tajam, hingga petasan. 

    Kapolsek Tanjung Priok Komisaris Hadi Suripto membenarkan adanya peristiwa tersebut di wilayah hukumnya.

    Baca juga : Tawuran di Tambora, Seorang Remaja Tewas 

    "Itu karena saling ejek aja anak-anaknya," ujar Hadi saat dihubungi Tempo, Senin, 1 Februari 2021. 

    Hadi menjelaskan tawuran itu terjadi pada Ahad sore kemarin di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pihaknya pun segera menerjunkan tim tak lama setelah bentrokan tersebut pecah. "Langsung kami bubarkan," kata Hadi.

    Ia mengatakan tak ada pihak yang ditangkap dalam peristiwa tersebut. Selain itu, Hadi memastikan tak ada korban jiwa atau pun luka akibat bentrok tersebut.

    Dalam video yang beredar, para remaja yang terlibat tawuran diperkirakan berusia 15 - 17 tahun. Mereka saling lempar batu yang ada di bawah rel. Terlihat pula beberapa kali petasan meledak dalam bentrokan itu.

    Hadi mengatakan pihaknya sudah menempatkan sejumlah personel pengamanan di lokasi, agar peristiwa tawuran serupa tidak terulang kembali.

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Baru Bermain Setengah Game di GOR Petrolin, Markis Kido Meninggal Dunia

    Markis Kido, mantan pemain bulu tangkis yang mengilap di nomor ganda putra, meninggal dunia pada Senin, 14 Juni 2021. Ia wafat dalam umur 36 tahun.