Flyover Tapal Kuda Dibuka 3 Hari, Anies Baswedan: Teman-teman Sudah Mencoba?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atap rumah bergambarkan ondel-ondel menghiasi Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung. Instagram/@dkijakarta

    Atap rumah bergambarkan ondel-ondel menghiasi Jalan Layang Tapal Kuda, Lenteng Agung. Instagram/@dkijakarta

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan potret jembatan layang atau flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat yang mulai diuji coba pada 31 Januari 2021.

    Sembari mengunggah sekitar 25 foto proyek pembangunan jalan tersebut di akun media sosial pribadi, Anies bertanya kepada warganet tentang pengalaman mereka melintasi flyover.

    “Teman-teman sudah mencoba melewatinya?” tutur Anies Baswedan di Twitter maupun Facebooknya, Senin, 1 Februari 2021.

    Anies mengumumkan bahwa flyover Tapal Kuda ini dibuka untuk uji coba hingga Selasa, 2 Februari. Setelah uji coba kelar, pemerintah akan kembali menutup operasional jalan untuk evaluasi.

    Baca juga : DKI Uji Efektivitas Flyover Tapal Kuda dan Lenteng Agung

    Secara simultan, pemerintah bakal lebih dulu menuntaskan pembangunan jalan layang hingga 100 persen. Anies berharap pembangunan flyover tapal kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat akan mengurai kemacetan di kawasan tersebut.

    Jalan layang tapal kuda Lenteng Agung memiliki panjang 430 meter di sisi barat dan 450 meter di sisi timur dengan lebar 6,5 meter. Sedangkan jalan layang Tanjung Barat sisi barat mencapai 540 meter dan sisi timur 590 meter.

    Pembangunan jalan layang Lenteng Agung dan Tanjung Barat ini bertujuan untuk mengurai kemacetan lalu lintas, menghapus perlintasan sebidang kereta api, meminimalisasi kecelakaan lalu lintas dengan kereta api, serta mengamankan perjalanan kereta api.

    Sejumlah kendaraan melintas di jalan layang (flyover) tapal kuda Lenteng Agung saat uji coba lalu lintas di kawasan Lenteng Agung, Jakarta, Ahad, 31 Januari 2021. Uji coba ini dilakukan pada Ahad (31/1) pukul 08.00-21.00 WIB dan Senin (1/2) serta Selasa (2/2) pukul 06.00-21.00 WIB. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kedua jalan layang ini dijuluki flyover tapal kuda karena memiliki bentuk seperti tapal kuda yang dibuat saling membelakangi.

    Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta menguji jalan layang untuk mengetahui efektivitasnya dalam kemacetan.

    "Untuk uji coba akan dilanjutkan Senin dan Selasa yang merupakan hari kerja dengan jam sibuk masing-masing, sehingga akan tergambar tingkat efektivitas dan kemanfaatan dari pembangunan kedua jalan layang di atas, dalam mengatasi kemacetan sebelumnya," kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Hari Nugroho.

    Hari menyebutkan, pada hari pertama uji coba Ahad, 31 Januari 2021, efektivitas flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat tidak terdata secara spesifik dan rinci. Sebab, uji coba hari pertama dilakukan saat hari libur.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.