Zona Merah Covid-19 Naik Lagi Jadi 67 RW, Terbanyak Masih di Jakarta Selatan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kata

    Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat zona merah Covid-19 berada di 67 rukun warga (RW). Data ini diperbarui pada 28 Januari 2021 yang dapat diakses di laman corona.jakarta.go.id.

    Zona merah terbanyak masih ditemukan di Jakarta Selatan dengan total 30 RW. Berikutnya adalah Jakarta Pusat (16 RW), Jakarta Barat (9 RW), dan Jakarta Timur (5 RW).

    Zona merah Covid-19 di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pun bertambah dari periode sebelumnya. Jakarta Utara memiliki 4 RW rawan dan Kepulauan Seribu 3 RW.

    Baca juga: Dekati Rekor, Hari Ini Positif Covid-19 DKI Jakarta Bertambah 3.614 Orang

    Pasien Covid-19 yang tengah menjalani perawatan atau isolasi kini menyebar di 2.452 RW.

    Per 21 Januari 2021, zona merah Covid-19 tersebar di 54 RW Ibu Kota. Rinciannya adalah 29 RW di Jakarta Selatan, 9 RW Jakarta Barat, 7 RW Jakarta Pusat, 6 RW Jakarta Timur, 2 RW Kepulauan Seribu, dan 1 RW Jakarta Utara.

    RW zona merah Covid-19 masuk dalam wilayah pengendalian ketat (WPK). Pemprov DKI menyebutnya sebagai RW zona rawan yang berarti tingkat risiko penularan virus Corona tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Varian Covid-19 AY.4.2 Delta Plus yang Bisa Memicu Gelombang Ketiga

    Menteri Kesehatan memberi isyarat bahaya gelombang ketiga yang disebabkan varian Delta Plus. Walau pun masih dalam batas aman, publik diharap waspada.