TPU Srengseng Sawah 2 Mulai Terima Jenazah Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menyatakan tempat pemakaman umum atau TPU Srengseng Sawah 2 mulai menerima jenazah Covid-19.

    Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo mengatakan TPU Srengseng 2 sejak kemarin mulai menerima pemakaman protokol Covid-19.

    "TPU Srengseng Sawah 1,3 hektare dengan 1.020 petak," kata Ivan melalui pesan singkat, Selasa, 2 Februari 2021.

    Hingga pukul 18.00 kemarin, TPU Srengseng 2 sudah menerima 15 jenazah.

    TPU yang juga telah menerima pemakaman protokol Covid-19 adalah Bambu Wulung. TPU Bambu Wulung adalah pemakaman muslim seluas 3.000 meter dengan jumlah 800 petak. Hingga akhir Januari, TPU Bambu Wulung telah terpakai 401 petak.

    Di TPU Tegal Alur hanya tersisa petak makam non-muslim.

    Sebelumnya, tiga TPU yang difungsikan untuk kuburan jenazah Covid-19 telah penuh. Ketiganya adalah TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur, TPU Srengseng Sawah di Jakarta Selatan dan TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Untuk itulah, Pemerintah DKI membuka TPU Bambu Wulung.

    Baca juga: Berpacu Penuhi Kebutuhan Makam Jenazah Covid-19: DKI Ekspansi Lagi TPU Srengseng Sawah

    Empat TPU baru disiapkan agar dapat menampung jenazah dengan protokol Covid-19, di antaranya TPU Bambu Wulung dan TPU Srengseng Sawah 2. Pemerintah DKI pun menargetkan akan segera membuka TPU Rorotan, Jakarta Utara.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.