Abu Janda Cuit Islam Arogan, PP Muhammadiyah: Tak Paham Sejarah, Berkomentar

Permadi Arya atau Abu Janda. twitter.com/permadiaktivis

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas menyatakan, pernyataan Permadi Arya alias Abu Janda mencerminkan ketidaktahuan tentang Islam. Karena itulah, pernyataan Abu Janda menimbulkan kemarahan publik.

"Jadi tidak paham sejarah, tidak tahu budaya, lalu berkomentar, sehingga akhirnya menimbulkan kemarahan," kata Ketua bidang ekonomi PP Muhammadiyah itu saat dihubungi, Selasa, 2 Februari 2021.

Dia menuturkan, publik tak akan marah apabila pendapat Permadi Arya tepat.

Sebelumnya, dalam akun Twitter @permadiaktivis1, Permadi mencuitkan agama Islam adalah agama yang arogan di Indonesia. Dia mengatakan Islam sebagai agama pendatang dari Arab.

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam, sebagai agama pendatang dari Arab, kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampe kebaya diharamkan dengan alasan aurat."

Cuitan itu kemudian memancing kemarahan masyarakat, termasuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi. Susi meminta agar masyarakat tak menanggapi dan memberi panggung kepada tindakan Abu Janda tersebut.

Baca juga: Kasus Abu Janda, Ahli Psikologi Forensik: Ada Motif Instrumental

Anwar mempertanyakan maksud Permadi soal Islam arogan. Pernyataan itu sama saja dengan mengatai bahwa Allah arogan. "Islam itu kan agama yang diturunkan oleh Allah. Kok agama yang diturunkan Allah arogan, bagaimana ceritanya?" tanya Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Akibat cuitan Islam arogan itu, Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan rasisme dan ujaran kebencian. Dalam pemeriksaan, pria itu dicecar 50 pertanyaan soal cuitannya.   






Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

13 jam lalu

Tim Jaksa Lakukan Pemeriksaan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo Cs

Terdapat enam box plastik yang diserahkan di Kejasaan Agung. Barang bukti itu, kata dia, diverifikasi sebagai daftar berkas perkara Ferdy Sambo cs.


Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

15 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, 23 Polisi dan 6 Panitia Penyelenggara Diperiksa

Polri telah menaikan status tragedi Kanjuruhan ke penyidikan.


PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

19 jam lalu

PBB: Swiss Miliki Masalah Rasisme Sistemik

Laporan komite PBB dalam rapat Dewan HAM menunjukkan Swiss memiliki masalah rasisme sistemik yang serius terhadap orang-orang keturunan Afrika


Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

1 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur LIB dan Ketua PSSI Jawa Timur

Dedi berujar hingga sore ini, korban meninggal akibat tragedi Kanjuruhan berjumlah 125 orang.


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

2 hari lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

3 hari lalu

Putri Candrawathi Titipkan Anak ke Keluarganya, Komnas PA: Jika Tidak Mampu, Pemerintah Bisa Take Over

Jika keluarga Putri Candrawathi tidak mampu merawat anak tersebut, negara bisa mengambil alih peran orang tua.


Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

3 hari lalu

Reportase Pasca Putri Candrawathi Ditahan, Jurnalis Tempo Diusir Penjaga Rumah Ferdy Sambo

Jurnalis Tempo mencoba melihat kondisi rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling setelah Putri Candrawathi ditahan. Diusir penjaga rumah.


Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

4 hari lalu

Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan, MUI: Banyak Perempuan Punya Anak Kecil Juga Ditahan

Majelis Ulama Indonesia menilai penahanan Putri Candrawathi wujud komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.


Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

4 hari lalu

Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

Tim hukum Narasi bersama LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Safenet, telah melaporkan serangan digital ke Mabes Polri


Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

4 hari lalu

Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

Putri Candrawathi ditahan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan mental di Bareskrim hari ini.