Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Salah Memasukkan Data Kematian Pasien COVID-19

Reporter

Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

TEMPO.CO, Bogor - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyatakan bahwa kesalahan dalam pemasukan data menyebabkan data kematian pasien COVID-19 dengan yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat berbeda dengan data yang disiarkan oleh pemerintah kabupaten. “IT kami salah memasukkan data yang terkonfirmasi," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dedi Syarif seusai rapat evaluasi penanganan COVID-19 di Cibinong, Bogor, Selasa, 2 Februari 2021.

Kekeliruan itu sudah dilaporkan kepada Bupati. Senin, 1 Februari, data jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bogor yang tercatat dalam aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) sebanyak 304 orang. Sedangkan dalam aplikasi Geoportal milik pemerintah kabupaten sebanyak 81 orang.

Baca: Tekan Kematian, Tangerang Imbau Pasien COVID-19 Berat Dirawat di Rumah Sakit

Dedi menjelaskan bahwa setiap hari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memiliki kewajiban memasukkan data kasus COVID-19 di tiga aplikasi berbeda, yaitu Geoportal milik Pemerintah Kabupaten Bogor, Pikobar milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta aplikasi New All Record (NAR) milik Kementerian Kesehatan.

Menurut dia, kesalahan terjadi dalam pemasukan data kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Bogor dalam aplikasi Pikobar dan NAR. 

Dedi memastikan bahwa data yang tercantum di aplikasi Geoportal benar.

Dedi mengaku sudah menindaklanjuti masalah data kematian pasien ini ke pemerintah provinsi dan pusat untuk menarik dan merevisi data. “Sebenarnya masih 81 jumlah pasien COVID-19 meninggal.”






AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

8 jam lalu

AS Dakwa Pasutri Dokter karena Bocorkan Data Kesehatan Militer ke Rusia

AS mendakwa pasutri dokter yang membocorkan data pasien militer ke Rusia


Bjorka Kembali Beraksi, Kali Ini Kepala BSSN Jadi Target

1 hari lalu

Bjorka Kembali Beraksi, Kali Ini Kepala BSSN Jadi Target

Kali ini Bjorka menyasar Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian.


Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

1 hari lalu

Pejabat Desa Ungkap Keseharian Ayah Sejuta Anak: Marketing Perumahan

Polisi menangkap Suhendra, pemilik Yayasan Ayah Sejuta Anak, atas dugaan tindak pidana perdagangan orang


BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

2 hari lalu

BPBD Bogor Bacakan Hasil Investigasi Penyebab Pergeseran Tanah di Bojongkoneng

BPBD Kabupaten Bogor menjelaskan penyebab pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng karena rayapan tanah


Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

2 hari lalu

Kabupaten Bogor Janji Dukung Pemenuhan Hak Anak

Pemerintah Kabupaten Bogor janji untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak.


Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

4 hari lalu

Batuk Berkepanjangan, Hati-hati Gejala Long COVID-19

Pakar menjelaskan batuk kronik berkepanjangan hingga beberapa bulan dapat mengindikasikan penyintas mengalami long COVID-19.


36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

4 hari lalu

36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

Sebanyak 36 Juta data registrasi pengguna kendaraan di Indonesia diduga alami kebocoran dan dijajakan di sebuah forum internet.


Ramal Kematian Ratu Elizabeth II dengan Tepat, Penjualan Buku Nostradamus Meroket

4 hari lalu

Ramal Kematian Ratu Elizabeth II dengan Tepat, Penjualan Buku Nostradamus Meroket

Nostradamus disebut meramalkan kematian Ratu Elizabeth II secara tepat lebih dari 450 tahun yang lalu


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

5 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

5 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.