Upaya Ekspansi TPU di DKI Tampung Lonjakan Pemakaman Jenazah Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas yang mengenakan APD bersiap memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020. Pemprov DKI Jakarta pun kini tengah mempersiapkan TPU Rorotan sebagai antisipasi penuhnya TPU khusus Covid-19 di Pondok Ranggon dan Tegal Alur. ANTARA/Wahyu Putro A

    Petugas yang mengenakan APD bersiap memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020. Pemprov DKI Jakarta pun kini tengah mempersiapkan TPU Rorotan sebagai antisipasi penuhnya TPU khusus Covid-19 di Pondok Ranggon dan Tegal Alur. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan lahan baru di sejumlah tempat pemakaman umum atau TPU untuk jenazah Covid-19.

    Langkah itu dilakukan seiring berkurangnya kapasitas makam yang sudah ada.

    Kendati demikian, terus naiknya angka kasus positif Covid-19 dan kematian membuat pemerintah harus memutar otak. Tak hanya ekspansi lahan, namun juga menggunakan cara lain. Salah satunya memberlakukan sistem tumpang. Berikut rangkumannya:

    1. TPU Tegal Alur, Jakarta Barat
    Di awal pandemi atau Maret 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggarkan dana Rp254 miliar untuk pengadaan tanah makam terkait pasien dengan protokol Covid-19.

    Lahan seluas 1,3 hektare disiapkan untuk 5.145 liang lahat. Namun, pada 12 Januari 2021, TPU Tegal Alur telah menyetop pemakaman terkait Covid-19 untuk jenazah muslim. Alhasil, Ketua Satuan Pelaksana Tempat Pemakaman Umum atau TPU Tegal Alur Wawin Wahyudi memberlakukan sistem tumpang.

    "Sistem tumpang memang dibolehkan asal masih satu keluarga dan jenazah yang ingin menggunakan sistem tumpang harus berjarak tiga tahun dengan jenazah yang ingin ditumpangi," kata Wawin melalui pesan singkatnya, Selasa, 2 Februari 2021.

    Baca juga : Depok Buka TPU Baru Buat Jenazah Covid-19 Seluas 1,2 Hektar

    2. TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur
    Di TPU ini, Pemprov DKI memproyeksikan lahan seluas 1,9 hektare untuk menampung 4.600 petak liang lahat. Senasib dengan TPU Tegal Alur, umur TPU Pondok Ranggon pendek. Pada 8 November 2020, TPU ini tak lagi menerima pemakaman Covid-19 muslim karena penuh. Sedangkan pemakaman non-muslim menyusul disetop pada 20 Desember 2020.

    3. TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan
    Pada 12 Januari 2021, Pemprov DKI memutuskan mengoperasikan TPU ini. TPU seluas 2.700 meter persegi ini terus ditambah kapasitas makamnya. Mulai dari 541, bertambah menjadi 556, lalu 590 liang lahat. Tak sampai dua pekan atau per 22 Januari 2021, 560 liang lahan telah terisi.

    Kini, Pemprov DKI mengoperasikan TPU Srengseng Sawah 2, Jakarta Selatan mulai 30 Januari 2021. TPU ini merupakan lokasi baru pemakaman jenazah Covid-19. Total makam yang siap dipakai 1.020 petak.

    4. TPU Rorotan, Jakarta Utara
    TPU ini sudah akan bisa digunakan untuk memakamkan korban Covid-19 pada pekan ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan dari total luas 25 hektare, 8 ribu meter persegi dengan kapasitas 1.500 petak makam telah siap difungsikan.

    “Sekarang dalam proses penyiapan akses jalan menuju tempat pemakaman,” kata Riza kepada wartawan di TPU Rorotan, Jakarta Utara, pada Rabu, 2 Januari 2021.

    5. TPU Bambu Wulung, Jakarta Timur
    TPU ini beroperasi mulai 21 Januari 2021. Nyaris berselang dua pekan, Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Ivan Murcahyo mengatakan lahan makam pasien Covid-19 di TPU Bambu Wulung telah terpakai 401 petak makam

    "Terpakai 401 petak, sisa 399 petak," kata dia saat dihubungi, Ahad, 31 Januari 2021 soal liang lahat jenazah Covid-19 itu.

    ANDITA RAHMA | IMAM HAMDI | LANI DIANA WIJAYA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ikan Rahasia Dari Amerika

    CIA atau Badan Intelijen Amerika Serikat membuat sebuah robot berbentuk Ikan lele.