Soal Wali Kota Jakarta Selatan, Wagub DKI: Nanti Pak Anies Baswedan yang Umumkan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, 1 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, 1 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemerintah masih belum memutuskan nama calon Wali Kota Jakarta Selatan. Kata Riza, pengganti Wali Kota Jaksel Marullah Matali masih dalam proses.

    "Nanti ditunjuk pada waktunya. Sudah ada mekanisme dan aturan yang diatur sesuai dengan ketentuan, nanti kita tunggu saja," kata Riza di Balai Kota DKI, Selasa, 2 Februari 2021. Ia mengatakan, Gubernur Anies Baswedan yang akan langsung mengumumkan dan melantik Wali Kota Jaksel yang baru.

    Menurut dia, penggantian wali kota menjadi urusan internal Pemerintah DKI. "Nanti kalau sudah ada kepastian, ada Surat keputusannya dilantik. Jadi nggak usah kita menduga-duga," ujar Riza Patria.

    Wali Kota Jakarta Selatan sebelumnya Marullah Matali telah dilantik menjadi Sekretaris Daerah DKI menggantikan Saefullah. Marullah dilantik setelah terpilih dalam proses lelang terbuka jabatan Sekda DKI.

    Baca juga: Pemilihan Wali Kota Jakarta Selatan, Komisi A DPRD DKI: Dari Pejabat Wilayah

    Sebelumnya, Ketua komisi bidang Pemerintahan DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan sudah memegang nama calon wali kota Jakarta Selatan yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan.

    "Bisa satu nama atau lebih. Nanti akan diputuskan berapa yang akan menjalani uji kelayakan," kata Mujiyono saat dihubungi, Selasa, 26 Januari 2021.

    Politikus Demokrat itu menuturkan nama calon wali kota Jakarta Selatan yang telah dipilih itu berasal dari pejabat wilayah. Saat ini, Mujiyono masih menunggu jadwal rapat pimpinan untuk menentukan jadwal uji kelayakan. "Yang pasti kami tidak akan mengambil dari kepala dinas."

    Menurut Mujiyono, posisi jabatan wali kota tidak akan diambil dari kepala dinas karena terkait dengan penangan wilayah. DPRD, kata dia, tidak akan menyarankan jabatan wali kota dipegang kepala dinas, selain Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan Satpol PP.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyarankan Gubernur Anies Baswedan memilih calon Wali Kota Jakarta Selatan dari pejabat wilayah setempat.

    "Saya yakin Pak Gubernur sudah mengantongi nama. Namun demikian orang yang sudah berkiprah di wilayahnya idealnya jauh lebih memahami," kata Gembong melalui pesan singkatnya, Selasa, 26 Januari 2021.

    Gembong mengatakan Anies Baswedan harus memastikan sosok wali kota Jakarta Selatan adalah orang yang memahami persoalan Ibu Kota, dan kekhasannya. Sebab Jakarta Selatan merupakan wilayah pusat pelestarian budaya Betawi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga