Tiga Pelaku Tawuran Geng Motor Balok Tambora vs Pesisir 301 Ditangkap

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap tiga pelaku tawuran antargeng motor Geng Balok dari Tambora, Jakarta Barat dengan Geng Pesisir 301 dari Jakarta Utara. Tawuran geng motor itu mengakibatkan satu orang tewas.

    "Korban atas nama Rafli dari geng Balok Tambora meninggal," ujar Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Ady Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 3 Februari 2021.

    Ketiga pelaku tawuran yang tertangkap adalah AT, 17 tahun, DH (17) dan AM (20). Sebelumnya, Polsek Tambora telah menangkap satu tersangka berinisial AN (19). Sedangkan satu pelaku lain masih buron.

    Ady mengatakan tawuran ini bermula dari undangan di media sosial. Kedua kelompok geng motor itu saling tantang dan akhirnya bertemu di Jalan KH. Mansyur, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu dinihari, 31 Januari lalu.

    "Adapun barang bukti yang kita amankan yakni dua bilah senjata tajam jenis celurit," kata Ady.

    Baca juga: Kerap Jadi Lokasi Tawuran, Jembatan Kebon Baru Dibongkar

    Dalam tawuran tersebut, Rafli (16) tewas dengan luka sabetan senjata tajam. Ia mengalami luka di bagian kepala, dada, tangan dan kaki. Korban meninggal ketika akan dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.