Pos Pantau Angke Hulu Siaga 2, Warga Bantaran Kali Diminta Waspada Banjir

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melewati banjir yang merendam kawasan pemukiman di Rawa Buaya, Jakarta Barat, 1 Januari 2020. Intensitas hujan tinggi membuat banjir merendam kawasan ini hingga sepinggang pria dewasa. Tempo/Fajar Januarta

    Warga melewati banjir yang merendam kawasan pemukiman di Rawa Buaya, Jakarta Barat, 1 Januari 2020. Intensitas hujan tinggi membuat banjir merendam kawasan ini hingga sepinggang pria dewasa. Tempo/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini bencana banjir kepada warga yang tinggal di bantaran sungai hari ini, Jumat, 5 Februari 2021. Lewat akun Twitter resmi @BPBDJakarta, peringatan dini menyebut tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu, Jakarta Utara, naik hingga 270 sentimeter (cm) atau Siaga 2 pada pukul 08.00.

    Meski begitu, cuaca di Pos Pantau Angke Hulu terpantau dalam kondisi terang.

    “Diimbau kepada warga di sepanjang bantaran sungai agar waspada dan hati-hati terhadap bahaya banjir,” ujar petugas BPBD DKI dalam video yang diunggah pada akun Twitter @BPBDJakarta pukul 08.49, hari ini.

    BPBD DKI menyebut sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kenaikan tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu adalah Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara, Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kali Angke.

    Selain lewat Twitter dan Disaster Early Warning System (DEWS), BPBD DKI juga telah menginformasikan warga melalui pesan pendek serta pemberitahuan kepada lurah maupun camat setempat.

    Baca juga: Warga Bantaran Sungai Diminta Waspada Banjir, BPBD DKI: Pos Cipinang Hulu Naik

    Tercatat kondisi tinggi muka air di Pos Pantau Angke Hulu terus meningkat sejak pukul 07.00. Saat itu status tinggi muka air masih 115 cm atau Siaga 4. Mulai pukul 07.15-07.45 status pos pantau air itu menjadi Siaga 3 dengan tinggi muka air yang berangsur naik sehingga berpotensi banjir.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.