Munarman Disebut Terduga Teroris JAD: Rumah Saya Dimonitor 24 Jam

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi video viral. shutterstock.com

    Ilustrasi video viral. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Sekretaris Umum DPP FPI Munarman mengaku sedang dalam pemantauan penuh oleh sekelompok orang setelah namanya turut disebut terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan, Ahmad Aulia. "Rumah saya saja dimonitor 24 jam," ujar Munarman saat dihubungi Tempo, Jumat, 5 Februari 2021. 

    Munarman menolak menjelaskan pihak yang memantaunya. Namun ia mengklaim sudah mengetahui identitas orang yang memantaunya. "Kami sudah tahu siapa-siapa mereka itu."

    Baca: FPI Dituding Ikut Mendukung JAD dan ISIS, Munarman: Beda Manhaj

    Menurut dia tuduhan FPI disusupi kelompok teroris JAD dan ISIS merupakan bagian dari skenario mematikan citra FPI. Penembakan terhadap enam laskar FPI pada awal Desember 2020 merupakan salah satunya. 

    Skenario memberangus FPI, kata Munarman, berlanjut pada pemblokiran rekening para eks pengurus organisasi besutan Rizieq Shihab itu. Pemblokiran rekening dilakukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sejak awal 2021.

    "Lalu operasi media untuk cipta kondisi, mencari legitimasi, dan operasi survaillance yang terus berlanjut (kepada eks anggota FPI)," kata Munarman. 

    Sebelumnya, viral video seorang terduga teroris JAD bernama Ahmad Aulia mengaku sebagai anggota FPI Makasar. Ia bahkan mengatakan proses baiat di organisasi itu disaksikan langsung oleh Munarman.

    Pihak kepolisian bahkan menyatakan 19 terduga teroris JAD di Makassar merupakan anggota aktif FPI. Belakangan mantan Sekretaris FPI Sulawesi Selatan Agus Salim Syam membantah klaim itu. Agus mengatakan ke-19 orang itu memang pernah tergabung dalam FPI, namun tidak pernah terdaftar sebagai anggota. 

    Soal tuduhan kepada organisasinya yang terafiliasi dengan kelompok teroris, Rizieq Shihab meminta para eks anggota FPI dengan Munarman sebagai Sekretaris Umum untuk bersabar menghadapi hal itu. "Hasbunallah wa nikmal wakiil (cukup lah Allah sebagai penolong), bersabarlah," kata Aziz menirukan perkataan Rizieq. 



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.