Tak Lagi Zona Merah, Bupati Tangerang Soal Pembatasan Mobilitas: Tunggu Gubernur

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho bersama Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar saat menyerahkan bantuan sosial di Tangerang. Senin (05/10).

    Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho bersama Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar saat menyerahkan bantuan sosial di Tangerang. Senin (05/10).

    TEMPO.CO, Tangerang -Pemerintah Kabupaten Tangerang masih menunggu instruksi dari Gubernur Banten terkait rencana pembatasan atau pengetatan mobilitas masyarakat, apalagi wilayah itu kini tak lagi zona merah.

    Pembatasan warga itu kabarnya akan diberlakukan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangeramg dan Bekasi atau Jabodetabek.

    "Belum ada instruksi dari Gubernur Banten (Wahidin Halim)," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat dihubungi Tempo, Jumat 5 Februari 2021.

    Baca juga : 67 RW di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

    Zaki belum bisa memastikan apakah Kabupaten Tangerang akan menerapkan pengetatan mobilitas masyarakat dalam waktu dekat ini. Apalagi, saat ini Kabupaten Tangerang telah memasuki zona oranye Covid-19 dari sebelumnya zona merah.

    "Sekarang Kabupaten Tangerang sudah zona oranye (bukan zona merah)," kata Zaki. Berdasarkan data situs resmi Pemkab Tangerang, covid-19.kabtangerang.go.id, Jumat 5 Februari 2021 pukul 15.07, total konfirmasi positif Covid-19 dirawat ( 217 ), konfirmasi Isolasi ( 177 ),  konfirmasi Sembuh ( 6265 ) dan meninggal ( 156 ).

    JONIANSYAH HARDJONO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.