Imlek di Masa Pandemi Covid, Pengurus Vihara Kwan In Thang Batasi Pencuci Rupang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang jemaat vihara membersihkan patung yang ada di Vihara Kwan In Thang, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu 30 Januari 2019. Ritual pencucian patung dewa serta bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka perayaan tahun baru Ciina atau Imlek tahun 2570. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Seorang jemaat vihara membersihkan patung yang ada di Vihara Kwan In Thang, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Rabu 30 Januari 2019. Ritual pencucian patung dewa serta bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka perayaan tahun baru Ciina atau Imlek tahun 2570. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Menjelang Imlek pada pekan depan, pengurus Vihara Kwan In Thang, Pondok Cabe, terpaksa membatasi jumlah orang yang mencuci rupang (patung dewa). 

    "Biasanya pengurus yang mencuci itu sampai 50 orang, kali ini kita batasi hanya 30 orang dan sebelum mulai kita lakukan rapid test antigen," kata ketua pengurus Vihara Kwan In Thang, Tangsel, Awan Setiawan, saat ditemui di Vihara, Sabtu 6 Februari 2021.

    Menurut Awan, tradisi mencuci rupang tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya untuk mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Tahun ini, tempat pencucian dibagi di beberapa tempat.

    "Kalau tahun lalu kita cuci ramai-ramai di belakang vihara, kalau sekarang masa pandemi begini agar tidak terjadi kerumunan tempat cucinya kita bagi di beberapa tempat," ujarnya.

    Pencucian rupang tersebut dilakukan sejak pagi hari untuk menyambut Tahun Baru Cina pada Jumat 12 Februari 2021. Sebelum melakukan pencucian rupang, para pengurus terlebih dulu memanjatkan doa.

    "Ya semoga pandemi ini cepat selesai, kita hidup normal seperti biasa lagi, kalau seperti ini kan kita harus jaga jarak terus, nanti saat malam Imlek kita tetap ada ibadah tapi jumlah jamaatnya dibatasi," ungkapnya.

    Baca juga: Anies Baswedan Ucapkan Gong Xi Fat Cai Di Wihara Dharma Bakti

    Awan juga mengatakan bahwa saat melakukan ibadah pada malam Imlek nanti, jamaat yang ibadah nantinya bergantian, bagi yang sudah beribadah langsung bergantian dengan yang sudah menunggu di luar vihara. "Jamaat yang hendak masuk ke vihara akan di cek suhu tubuhnya, harus menggunakan masker dan menaati protokol kesehatan, kita juga nanti tidak ada pertunjukan barongsai."

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.