Wakapolda Metro: Anggota Jadi Penyintas Covid-19 Agar Donor Plasma Konvalesen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menunjukkan hasil  donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021. Sebanyak 307 penyintas Covid-19 per 1 hingga 15 Januari 2021 telah mendonorkan plasma konvalesen, hasil dari plasma konvalesen tersebut nantinya akan ditransfusikan ke tubuh pasien positif Covid-19 untuk membantu proses penyembuhan pasien tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menunjukkan hasil donor plasma konvalesen di PMI DKI Jakarta, Selasa, 19 Januari 2021. Sebanyak 307 penyintas Covid-19 per 1 hingga 15 Januari 2021 telah mendonorkan plasma konvalesen, hasil dari plasma konvalesen tersebut nantinya akan ditransfusikan ke tubuh pasien positif Covid-19 untuk membantu proses penyembuhan pasien tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Kapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Hendro Pandowo mengatakan pihaknya melalui Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Metro Jaya memerintahkan anggota polisi yang menjadi penyintas Covid-19 agar mendonorkan plasma konvalesen melalui Palang Merah Indonesia.

    Pada hari ini, 21 orang anggota polisi penyintas Covid-19 lolos pengecekan kondisi tubuh untuk donor plasma konvalesen.  

    Kegiatan donor tersebut kata Hendro, akan dibuka pada 6-12 Februari 2021. Polda Metro Jaya menggandeng PMI Jakarta dalam giat pendonoran plasma konvalesen tersebut. Hendro mengatakan saat ini kondisi ketersediaan plasma konvalesen dengan permintaannya tak sebanding.

    “Pendonornya sangat minim sekali. Sekarang dengan adanya program dari PMJ kami berharap penyintas Covid-19 tak ragu untuk mendonorkan plasma konvalesennya melalui PMI Jakarta,” tutur dia dalam keterangannya pada Sabtu, 6 Februari 2021. 

    Baca juga : Wagub DKI Ajak Donor Konvalesen: Baru 1.500 Penyintas Covid-19 Jakarta 

    Kegiatan donor itu, kata Hendro, nantinya akan diikuti oleh satuan kerja di bawah Polda Metro Jaya. Ia pun berharap ke depannya masyarakat yang merupakan penyintas Covid-19 akan tergugah untuk mendnorkan plasma konvalesen guna membantu menyembuhkan pasien Covid-19. “Semoga giat ini bermanfaat dan meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian pasien Covid-19,” tutur dia. 

    Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan jumlah pendonor plasma konvalesen yang terdaftar masih tergolong sedikit.Padahal, plasma konvalesen dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19 yang jumlahnya kini terus bertambah. Riza mengatakan selama sepekan kemarin Pemprov mencatat sebanyak 21.454 orang sembuh dari Covid-19. 

    Idealnya, lanjut dia, 30 persen dari jumlah pasien yang sembuh itu mendonorkan plasma konvalesennya. “Faktanya di bulan Januri baru 783 orang yang donor. Di bulan Februari baru 92 pendonor,” kata Riza kepada wartawan pada Jumat, 5 Februari 2021. 

    Riza mengatakan, secara total PMI DKI Jakarta mencatat ada sekitar 5 ribu orang yang mendaftar untuk mendonorkan plasma konvalesennya. Namun, yang memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan hanya sekitar 1.500 orang.

    “Jadi sekalipun kita sudah berniat baik dan datang ke PMI DKI Jakarta ternyata tidak serta-merta bisa mengikuti karena ada syarat yang harus dipenuhi,” tutur dia terkait ajakan kepada para penyintas Covid-19.

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto