Waspadai Banjir, Air Bendung Katulampa Naik 130 Sentimeter Pagi Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keadaan Bendung Katulampa pukul 07:00, Selasa 22 September 2020. Sumber: Istimewa

    Keadaan Bendung Katulampa pukul 07:00, Selasa 22 September 2020. Sumber: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini banjir untuk warga di bantaran sungai. Sebab, tinggi muka air Bendung Katulampa, Bogor pagi ini naik karena hujan.

    "Tinggi muka air 130 sentimeter. Waspada atau siaga 3." Demikian peringatan banjir sehubungan dengan tinggi muka air Bendung Katulampa yang diunggah di akun Twitter @BPBDJakarta, Ahad pagi, 7 Februari 2021 sehubungan.

    Baca: Hujan Diprediksi Meningkat Pekan ini, Jakarta Berpotensi Banjir

    BPBD DKI Jakarta juga menetapkan status siaga 3 di pos Sunter Hulu (160 sentimeter) dan Pulo Gadung (600 sentimeter). Pos Pasar Ikan siaga 2 lantaran ketinggian air mencapai 225 sentimeter.

    BPBD Jakarta meminta masyarakat yang tinggal di lintasan Sungai Ciliwung untuk waspada. "Waspada untuk lintasan Sungai Ciliwung 6-9 jam ke depan air akan sampai di pintu air Manggarai."

    BPBD Jakarta mencatat ketinggian air Bendung Katulampa meninggi setiap jamnya. Mulai dari 50 sentimeter pada 04.00 WIB, 70 sentimeter pada 05.00 WIB, dan 130 sentimeter saat jam 06.00 WIB.

    Ada 26 wilayah yang harus diantisipasi. Wilayah itu adalah Balekambang, Bali Mester, Baru, Bidara Cina, Bukit Duri, Cawang, Cikoko, Cililitan, Duren Tiga, dan Gedong.

    Wilayah yang juga rentan banjir adalah Jagakarsa, Kalibata, Kalisari, Kampung Melayu, Kampung Tengah, Kebon Baru, Kebon Manggis, dan Lenteng Agung. Juga Pal Meriam, Pancoran, Pejaten Timur, Pengadegan, Rawajati, Srengseng Sawah, Tanjung Barat, dan Manggarai.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.