PA 212: Pembentukan FPI Baru Tidak Akan Terpengaruh Isu Terorisme

Ekspresi Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Ahad dini hari, 13 Desember 2020. Rizieq ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 terkait kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta pada 14 November lalu. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin memastikan isu terorisme yang saat ini santer mengarah ke Front Pembela Islam, tak akan memengaruhi pembentukan Front Persaudaraan Islam atau FPI baru. Menurut Novel, FPI baru memiliki perbedaan mendasar pada AD/ART dengan FPI yang lama.

"FPI baru jelas tidak merasa dirugikan (dengan isu terorisme), karena masih proses pembentukan dengan agenda dan AD/ART yang baru," kata Novel saat dihubungi Tempo, Ahad, 7 Februari 2021. 

Baca: Disebut dalam Video Terduga Teroris, Munarman: Gak Kenal Saya

Pembentukan FPI baru dilakukan pada Jumat, 8 Januari 2021 oleh 15 pentolan eks FPI lama. Organisasi baru itu dibentuk setelah pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri membubarkan FPI pada akhir Desember 2020. Salah satu alasan pembubaran itu karena AD/ART FPI lama yang dianggap bertentangan dengan aturan perundang-undangan. 

Novel menduga penyebaran isu FPI lama disusupi teroris agar para eks anggotanya dapat dijerat dengan hukum. Selain itu, ia juga menduga hal ini sebagai pengalihan isu atas maraknya kasus korupsi dan pengusutan penembakan terhadap enam laskar FPI oleh polisi.  

"Sudah basi lah FPI dikait-kaitkan (dengan teroris), ini sebagai pengalihan isu atas pelaku koruptor yang ingin ditenggelamkan bersama kasus pembantaian enam laskar, maka isu teroris lagi dinaikan," ujar Novel. 

Dugaan FPI disusupi teroris merebak setelah seorang terduga teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah atau JAD bernama Ahmad Aulia mengaku sebagai anggota FPI Makasar. Dalam video pengakuannya yang viral, ia mengatakan proses baiat disaksikan langsung oleh Munarman, bekas Sekretaris Umum DPP FPI.

Pihak kepolisian mengklaim 19 terduga teroris JAD di Makassar merupakan anggota aktif FPI. Namun mantan Sekretaris FPI Sulawesi Selatan Agus Salim Syam membantah klaim itu. Agus mengatakan ke-19 orang itu memang pernah tergabung dalam FPI, namun tidak pernah terdaftar sebagai anggota. 

Soal tuduhan kepada organisasinya yang terafiliasi dengan kelompok teroris, Rizieq Shihab membantahnya dan meminta para eks anggota FPI untuk bersabar. "Hasbunallah wa nikmal wakiil (cukup lah Allah sebagai penolong), bersabarlah," kata kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar. 






Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

7 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

8 hari lalu

Bandit Bersenjata Serang Salat Jumat di Nigeria, 15 Jamaah Tewas

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid dan menewaskan sedikitnya 15 jamaah salat Jumat di negara bagian Zamfara, Nigeria


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

10 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

10 hari lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

11 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

11 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

11 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

11 hari lalu

Istana Bantah Jokowi Hari Ini Berkantor di Bogor Karena Demo PA 212

Istana membantah Jokowi di Bogor karena ada demo PA 212 yang dilakukan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.


Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

11 hari lalu

Ditolak, Petisi Pemerintah Filipina agar Partai Komunis Jadi Kelompok Teroris

Pengadilan meminta pemerintah Filipina untuk memerangi pemberontakan komunis, salah satu yang terlama di Asia, dengan menghormati hukum


Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

11 hari lalu

Demo Tolak Harga BBM Naik di Istana, Polisi Siapkan 3.800 Personel

Sebanyak 3.800 personel keamanan dikerahkan untuk bersiaga di beberapa titik demo.