DKI Pastikan Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Tak Lewat Trotoar

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Ahad, 19 Juli 2020. Kegiatan bersepeda bukan hanya ramai di akhir pekan namun juga saat hari kerja. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Ahad, 19 Juli 2020. Kegiatan bersepeda bukan hanya ramai di akhir pekan namun juga saat hari kerja. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan jalur sepeda permanen di jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat tak akan melewati trotoar. Dia menuturkan, jalur sepeda permanen akan dibangun di badan jalan.

    "Itu (trotoar) akan didedikasikan untuk pejalan kaki," kata dia saat dihubungi, Minggu, 7 Februari 2021.

    Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas Perhubungan tengah membangun jalur sepeda permanen yang ditargetkan rampung Maret 2021. Saat uji coba jalur sepeda dari Fatmawati menuju Dukuh Atas pada 2019, rombongan Gubernur DKI Anies Baswedan beberapa kali naik ke trotoar.

    Syafrin menyatakan, jalur sepeda permanen dibuat untuk memenuhi aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna. Karena itulah, jalur ini akan diberi pagar pelindung, sehingga menjamin keamanan pesepeda dari kendaraan bermotor.

    Baca juga: Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin dan Panduan Melintasinya

    "Untuk proteksi jalur sepeda, kami menggunakan pot tanaman (planter box) dengan bentuk seperti rantai yang saling terkait," ucap dia.

    Fasilitas pelengkap yang disediakan, antara lain petunjuk jalan (wayfinding), pijakan kaki di simpang dalam lintasan jalur sepeda, dan rest area berupa bike rack pada trotoar.

    Jalur sepeda dengan panjang 11,2 kilometer dan lebar 2 meter ini akan terkoneksi dengan 9 halte bus Transjakarta, 6 stasiun MRT Jakarta, 1 stasiun Kereta Commuter Line, 1 stasiun Kereta Bandara (Railink) dan, 1 stasiun LRT Jabodebek.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.