GeNose Diuji Coba di Terminal Pulogebang Mulai Hari Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alat pengetesan Covid-19 GeNose C19 yang dipergunakan calon penumpang di Stasiun Senen, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. TEMPO/Subekti.

    Alat pengetesan Covid-19 GeNose C19 yang dipergunakan calon penumpang di Stasiun Senen, Jakarta, Rabu, 3 Februari 2021. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Genose, alat untuk mendeteksi paparan COVID-19 diuji coba di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, hari ini, Ahad, 7 Februari 2021. "Uji coba GeNose ini membawa hal positif bagi sistem deteksi dini bahaya COVID-19," kata Kepala Terminal Terpadu Pulogebang Bernard Pasaribu di lantai dua Terminal Pulogebang bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan jajaran, Ahad.

    Bernard mengatakan terdapat satu unit alat GeNose yang digunakan sebagai uji coba pada hari ini berikut 500 kantong napas sebagai media pendeteksi COVID-19. "Rencananya uji coba ini berlaku lima hari ke depan.”

    Baca: GeNose C19 akan Dipasang di Terminal Tipe A Jakarta

    500 kantong alat tes itu diperkirakan hanya cukup sampai besok, Senin, 8 Januari. “Hari ini saja tersisa 150 kantong lagi," katanya.

    GeNose ini digunakan di Terminal Pulogebang selain rutin mengetes dengan rapid test antigen maupun antibodi penumpang yang terindikasi COVID-19.

    Pemanfaatan alat GeNose selama masa uji coba berlaku gratis bagi penumpang. Penumpang yang datang ke meja registrasi akan diawasi petugas berdasarkan sejumlah gejala yang mendekati COVID-19, seperti demam, batuk dan pilek maupun temperatur tubuh.

    Mulai besok lusa, Selasa, 8 februari 2021, Kementerian Perhubungan akan menempatkan satu unit alat GeNose di pintu masuk kedatangan terminal bus.

    Untuk sementara, kata Bernard, alat buatan ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) itu baru digunakan untuk mendeteksi COVID-19 di tubuh penumpang yang dilakukan secara acak. "Sifatnya acak, bukan harus (untuk semua penumpang). Siapa pun yang punya surat keterangan dokter dan minta cek, kami akan lakukan," katanya.

    Terminal Pulogebang telah mempersiapkan 12 staf yang akan bertugas mengoperasikan GeNose.

    Bernard berharap GeNose bisa menambah kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan bus umum dalam bertransportasi yang aman dan higienis. "Semoga (GeNose) bisa menjadi semacam jaminan bahwa terminal di Jakarta saat ini aman dari penularan COVID-19."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.