Rekor Tertinggi Selama Wabah, Jakarta Tambah 4.213 Kasus Covid-19 Baru

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat angka kasus Covid-19 baru hari ini merupakan rekor tertinggi sepanjang wabah melanda Ibu Kota.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengutarakan pasien yang terinfeksi virus corona hari ini bertambah 4.213 orang. Hasil ini diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 19.533 spesimen.

    "Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 17.813 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.213 positif dan 13.600 negatif," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 7 Februari 2021.

    Baca juga: Positif Covid-19 Jakarta Sepekan Terakhir, Lebih dari 3 Ribu Kasus Baru per Hari

    Dalam tabel persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 DKI tercantum penambahan kasus harian 2-3 ribu terjadi sejak akhir Desember 2020. Tabel itu dapat diakses di situs corona.jakarta.go.id.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 293.825. Rinciannya, 23.869 orang masih dirawat atau menjalani isolasi, 4.587 meninggal, dan 265.369 sembuh. Persentase kematian tercatat 1,6 persen dan kesembuhan 90,3 persen.

    Sementara itu, positivity rate dalam sepekan terakhir mencapai 20,6 persen. "Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,5 persen," ucap dia.

    Padahal, World Health Organization (WHO) mematok standar agar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    Meski kasus Covid-19 terus meningkat di Jakarta selama sepekan terakhir, Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan tak akan mengambil kebijakan lockdown Jakarta di akhir pekan. Ia membantah spekulasi soal adanya rencana itu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.