Disiplin Protokol Kesehatan 3M Warga DKI Jakarta Menurun

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencuci tangan pada fasilitas yang disediakan di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Januari 2021. Program Kampung Tangguh untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Warga mencuci tangan pada fasilitas yang disediakan di Kampung Tangguh Jaya RW 9, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu, 30 Januari 2021. Program Kampung Tangguh untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan kepatuhan warga menjalani protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak menurun.

    Penurunan ini tercatat oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Unicef, dan relawan yang melakukan pengamatan dalam sepekan terakhir.

    "Indikator pelaksanaan 3M ketiganya cenderung mengalami penurunan," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 7 Februari 2021.

    Dwi memaparkan kepatuhan warga yang disiplin memakai masker sepekan terakhir ini mencapai 68 persen.

    Lalu perilaku menjaga jarak 58 persen dan mencuci tangan 25 persen. Dia tak memberikan data pembanding dengan periode sebelumnya.

    Turunnya kedisiplinan masyarakat berimbas pada meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Ibu Kota. Hari ini tercatat penambahan tertinggi selama pandemi, yakni 4.213 orang positif.

    Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 293.825. Sementara itu, positivity rate dalam sepekan terakhir mencapai 20,6 persen dan secara total 10,5 persen.

    Baca juga: Kasus Covid-19 Capai 4.213, Terbanyak dari Jakarta Timur

    Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah membeberkan tingkat kedisiplinan warga pada Oktober-November 2020. Pada 19 Oktober 2020, FKM UI mencatat, warga yang memakai masker sekitar 75 persen, menjaga jarak 70 persen, dan mencuci tangan 40 persen.

    Persentasenya menurun pada 26 Oktober, yakni memakai masker 70 persen, menjaga jarak 65 persen, dan mencuci tangan 30 persen. Lagi-lagi, Anies menuturkan, kepatuhan warga kembali merosot sepekan berikutnya, 2 November. Pemakaian masker hanya 60 persen, menjaga jarak 55 persen, dan mencuci tangan 30 persen.

    Anies menyebut, persentase kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan 3M harus mencapai minimal 80 persen. "Untuk dapat mengendalikan potensi penularan Covid-19," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 8 November 2020.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H