Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Tunda Liburan Saat Imlek

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya pada Rabu, 3 Februari 2021. Tempo/Adam Prireza

    Gubernur Anies Baswedan bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat memberikan keterangan pers di Polda Metro Jaya pada Rabu, 3 Februari 2021. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan warganya untuk mengantisipasi penularan Covid-19 saat liburan perayaan Imlek. "Angka kenaikan kasus selalu terjadi setiap selesai libur akhir pekan panjang," kata Anies melalui keterangan tertulisnya, Senin, 8 Januari 2021.

    Adapun Tahun Baru Imlek 2572 jatuh Jumat, 12 Januari 2021. Anies menuturkan bahwa kasus positif biasanya naik dalam kurun waktu satu hingga dua pekan sesudahnya.

    "Minggu depan, kita ada akhir pekan panjang perayaan Imlek. Saya imbau kita semua jangan bepergian keluar kota, tahan diri untuk tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian, dan sebisanya di rumah saja bila tidak ada keperluan esensial," ujarnya.

    Baca juga: Anies Baswedan Akui Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Rujukan Penuh

    Menurut Anies, menunda liburan sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19 yang masih terus bertambah. Selain itu, ia berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3 M yakni mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak serta menahan diri untuk berkegiatan yang sifatnya massal saat berada di luar rumah.

    Menurut Anies, semua warga mesti menyadari bahwa rasa kekhawatiran terhadap wabah ini belum menghilang. Anies mengajak warganya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19 dan berharap agar situasi ini segera membaik.

    "Ingat, perjuangan kita semua baik di Jakarta maupun di luar Jakarta masih belum berakhir. Semoga ikhtiar kita bersama bisa terealisasi dengan terus disiplin terhadap protokol kesehatan," ujar Anies Baswedan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.