Gapeka 2021 Berlaku, Tiket Kereta Api Sudah Dapat Dipesan

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan salam siku dengan masinis kereta api Bima Jakarta-Surabaya di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. Kunjungan Menhub ke Stasiun Gambir tersebut untuk meninjau persiapan angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan salam siku dengan masinis kereta api Bima Jakarta-Surabaya di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu, 16 Desember 2020. Kunjungan Menhub ke Stasiun Gambir tersebut untuk meninjau persiapan angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, JakartaPT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2021 pada Rabu, 10 Februari 2021. Executive Vice President Daop 1 Jakarta, Eko Purwanto mengatakan Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api.

    Perjalanan kereta api itu digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api. “Mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api,” kata Eko dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 9 Februari 2021. 

    Khusus PT KAI Daop 1 Jakarta, Gapeka 2021 mengalami peningkatan jumlah perjalanan kereta api dari program tahun sebelumnya. Dari 1.636 perjalanan kereta api menjadi 1.662 perjalanan yang terdiri dari 93 kereta api jarak jauh, 49 kereta fakultatif, 54 kereta barang, 32 kereta lokal, 1.151 kereta commuter atau KRL, 70 kereta bandara, 65 dinas rangkaian, serta 148 dinas lokomotif. 

    Selain itu, PT KAI Daop 1 juga menambah kereta api lokal merak menjadi 14 perjalanan. Selain itu, terdapat pula perubahan relasi kereta api lokal Walahar menjadi Cikarang-Cikampek- Purwakarta.

    PT KAI juga menambah pemberhentian jumlah kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi, menjadi 24 kereta melayani penumpang naik dan 42 kereta melayani penumpang turun.

    “Selain itu, pada Gapeka 2021 perjalanan KA Jarak Jauh dari tiga stasiun keberangkatan menjadi berubah menjadi, 35 KAJJ dari Stasiun Gambir, 27 KAJJ dari Stasiun Pasar Senen dan 2 KA JJ dari Stasiun Jakarta Kota,” tutur Eko. 

    Kebijakan itu juga berdampak pada peningkatan kecepatan dan pengurangan waktu tempuh. Pada lintas Jatinegara-Bekasi dari 90km/jam menjadi 100 km/jam. Lintas Bekasi-Cikampek dari 100km/jam menjadi 105 km/jam, lintas Jatinegara-Bekasi (DDT) dari 90km/jam menjadi 100 km/jam, dan lintas Serang-Rangkasbitung dari 65 km/jam menjadi 80 km/jam.

    “Dengan resminya diberlakukan Gapeka 2021, pelanggan KA sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan 10 Februari 2021 dan seterusnya  di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya,” tutur dia. 

    Baca juga: Jadwal Baru KRL Jabodetabek Berlaku Mulai 10 Februari

    Meski begitu, tidak seluruh kereta api yang ada pada program Gapeka 2021 dioperasikan. Terdapat penyesuaian perjalanan waktu mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih merebak saat ini. Adapun untuk saat ini secara realisasi perjalanan kereta api jarak jauh yang beroperasi dari area Daop 1 Jakarta sebanyak 15 kereta, yaitu keberangkatan dari Gambir 8 kereta, Pasar Senen 6 kereta dan Jakarta Kota 1 kereta. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.