Sudin KPKP Jakarta Barat Cek Pedagang Ikan Bandeng Rawa Belong, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menunjukkan ikan bandeng di Desa Dukutalit, Juwana, Pati, Jawa Tengah, 1 Oktober 2020. Pemerintah setempat berharap pengolahan ikan Bandeng Presto di Juwana tidak hanya berproduksi skala rumah tangga saja tetapi berkembang menjadi berproduksi skala industri di masa mendatang, karena keberadaan Usaha Pengolahan Ikan (UPI) itu banyak menyerap tenaga kerja serta mampu mendongkrak perekonomian warga menjadi semakin baik. ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO

    Pekerja menunjukkan ikan bandeng di Desa Dukutalit, Juwana, Pati, Jawa Tengah, 1 Oktober 2020. Pemerintah setempat berharap pengolahan ikan Bandeng Presto di Juwana tidak hanya berproduksi skala rumah tangga saja tetapi berkembang menjadi berproduksi skala industri di masa mendatang, karena keberadaan Usaha Pengolahan Ikan (UPI) itu banyak menyerap tenaga kerja serta mampu mendongkrak perekonomian warga menjadi semakin baik. ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat mengecek pedagang ikan bandeng musiman yang berjualan di Jalan Sulaiman Pasar Rawa Belong, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Selasa, 9 Februari 2021.

    Selain memantau aktivitas para pedagang, petugas Suku Dinas (Sudin) KPKP Jakarta Barat melakukan pendataan jumlah pedagang ikan bandeng di kawasan tersebut.

    "Ada 23 pedagang yang jualan di sini dengan total berat ikan bandeng yang dipasarkan mencapai sekitar 3.345 kilogram,” ujar Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Iwan Indriyanto saat memantau para pedagang, Selasa, 9 Februari 2021.

    Iwan mengatakan ukuran ikan bandeng yang dijual pedagang di kawasan tersebut cukup besar. Rata-rata berat per ekornya mencapai satu hingga lima kilogram. “Harga per kilogramnya Rp 50.000-100.000,” ujar dia.

    Baca juga : Harga Ikan Bandeng Naik Menjelang Imlek karena Banjir

    Pada kesempatan itu, Iwan mengingatkan para pedagang ikan bandeng agar selalu menjaga kebersihan tempat jualan dan lingkungan sekitar.

    Selain itu pedagang juga diimbau menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 saat melayani pembeli.

    Terlebih menjelang Imlek, kawasan tersebut selalu ramai pembeli dan menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitarnya.

    “Pedagang kita imbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker, menjaga jarak konsumen minimal satu meter dan jangan lupa sering cuci tangan saat melayani konsumen ikan bandeng,” kata Iwan.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H