Anies Baswedan Pamer Foto Cipinang Melayu Tak Banjir, Pengamat: Seharusnya ke Sungai Ciliwung

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memantau banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, 20 Februari 2017. Banjir di kawasan Cipinang Melayu diakibatkan meluapnya Kali Sunter. TEMPO/Chitra

    Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memantau banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, 20 Februari 2017. Banjir di kawasan Cipinang Melayu diakibatkan meluapnya Kali Sunter. TEMPO/Chitra

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan Anies Baswedan seharusnya meninjau Kali Ciliwung, bukan ke Cipinang Melayu. Pada banjir 7-8 Februari 2021, hujan deras di hulu membuat Sungai Ciliwung meluap dan membanjiri permukiman warga di sepanjang bantaran sungai itu, bukan ke kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

    "Seharusnya Pak Anies meninjau ke Sungai Ciliwung, bukan Cipinang," kata dia saat dihubungi, Rabu, 10 Februari 2021.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerkan foto yang menunjukkan RW 04 dan 03 Cipinang Melayu, Jakarta Timur, tak terendam banjir pada 9 Februari 2021.

    Foto ini disandingkan dengan potret Cipinang Melayu pada 20 Februari 2017 ketika kawasan itu terendam banjir. Dua foto yang menjadi satu bingkai ini diunggah di akun Instagram @aniesbaswedan pada Rabu pagi.

    "Kampung yang dilewati Kali Sunter ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan tahun lalu terendam sampai tiga meter. Tapi pada musim penghujan kali ini tak diterjang banjir," tulis Anies.

    Nirwono menyinggung program pengendalian banjir yang berjalan di era mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yakni normalisasi sungai. Menurut dia, Anies sebenarnya tinggal melanjutkan dan menuntaskan program tersebut.

    Dia memaparkan pemerintah DKI bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane ( BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bank Dunia telah sepakat mengerjakan normalisasi dengan membenahi empat sungai di Jakarta pada 2012-2022.

    Baca juga: Tak Lanjutkan Normalisasi Era Ahok, Begini Cara Anies Baswedan Atasi Banjir

    "Ada empat sungai yang sudah disepakati harus dibenahi dulu tuntas sampai dengan 2022 dan tidak dilakukan Pak Anies Baswedan," ucap dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?