Kasus Pemalsuan Sertifikat Tanah Ibu Dino Patti Djalal, Polisi: Ada 3 LP

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Foreign Policy Community Of Indonesia Dino Patti Djalal saat dijumpai di kawasan Kasablanka, Jakarta, 21 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    Pendiri Foreign Policy Community Of Indonesia Dino Patti Djalal saat dijumpai di kawasan Kasablanka, Jakarta, 21 Oktober 2017. Tempo/Syafiul Hadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya sudah menerima laporan pemalsuan sertifikat tanah dan bangunan milik ibu mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Dino Patti Djalal. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komusaris Besar Yusri Yunus mengatakan ada tiga rumah milik Zurni Hasyim Djalal yang diincar mafia tanah.  

    "Ini LP (laporan polisi) ada tiga yang masuk, dengan obyek yang berbeda-beda," kata Yusri di kantornya, Rabu, 10 Februari 2021.

    Yusri mengatakan laporan pertama terkait pemalsuan sertifikat tanah dan bangunan di Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, pelaku disebut mencoba membeli bangunan milik ibu Dino Patti Djalal tersebut.

    "Kemudian mengubah identitas dengan meminjam sertifikat sesuai dengan nama orang tersebut untuk masuk ke pembuatan sertifikat hak milik," kata Yusri.

    Laporan kedua terkait aset ibu Dino di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, kata Yusri, tidak ada kerugian yang timbul. Aksi pemalsuan sertifikat oleh mafia tanah itu dapat dicegah.

    "Tapi LP-nya tetap diproses," kata Yusri.

    Laporan polisi ketiga berkaitan dengan tanah dan bangunan milik ibu Dino di kawasan Cilandak. Kasus ini diungkap atas informasi dari seorang penyidik. "Infonya memang dari penydik sendiri yang memberi tahu saudara DP (Dino Patti) bahwa ada aset yang sudah berubah nama pemiliknya," kata Yusri.

    Baca juga: Polisi Sebut Mafia Tanah yang Rugikan Ibunda Dino Patti Djalal Sudah Ditangkap

    Menurut Yusri semua laporan tentang upaya penyerobotan tanah dan bangunan milik ibu Dino Patti Djalal itu sedang didalami penyidik. Sebagian tersangka, kata dia, sudah teridentifikasi. Polisi disebut sedang melakukan pengejaran.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.