Tergusur Jakarta International Stadium, 31 Pedagang Tanaman Hias Harus Pindah

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara lapangan sepak bola di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. TEMPO/Hilman Fathurtahman W

    Foto udara lapangan sepak bola di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. TEMPO/Hilman Fathurtahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Utara akan memindahkan pedagang tanaman hias yang lahannya akan digunakan untuk pembangunan Jakarta International Stadium. Para pedagang tanaman hias itu membuka lapak di Taman Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW), Jalan Danau Sunter Barat, Jakarta Utara.

    Lurah Sunter Agung Danang Wijanarka menyebut lokasi lapak pedagang itu masuk dalam rencana  pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).

    "Sosialisasi untuk para pedagang yang berjualan di lokasi Taman BMW terus kami lakukan, karena saat ini di lokasi tersebut sedang ada proses pembangunan JIS," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 10 Februari 2020.

    Lurah Sunter Agung menyatakan 31 pedagang tanaman hias itu sudah sepakat untuk pindah pada akhir Februari atau awal Maret 2021. Sebanyak enam orang perwakilan pedagang telah menandatangani kesepakatan itu.

    "Mereka juga sadar bahwa lokasi berjualan tanaman hiasnya adalah lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ucap dia.

    Baca Juga: Pembangunan Jakarta International Stadium Capai 45,2 Persen

    Jakarta International Stadium atau Stadion BMW dibangun di atas lahan seluas 221 ribu meter persegi dengan kapasitas tampung 82 ribu orang. Stadion JIS akan menjadi stadion sepak bola dengan standar FIFA dan mengusung konsep smart stadium technology. Pembangunan Stadion Persija Jakarta ini ditargetkan rampung pada Oktober 2021.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.