Kasus Pemukulan Petugas Banjir, Wagub DKI: Sabar, Jangan Emosi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan terkait perpanjangan PSBB di Balai Kota DKI, 8 Januari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan terkait perpanjangan PSBB di Balai Kota DKI, 8 Januari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi kasus pemukulan terhadap petugas Dinas Sumber Daya Air. Ia meminta masyarakat untuk sabar dan menahan emosi manakala terdampak bencana.

    “Kami minta masyarakat sabar, jangan emosi, apalagi melakukan pemukulan. Petugas banjir setiap hari bertugas memastikan, mengecek cuaca, melihat pintu air, membersihkan got, selokan, waduk semaksimal mungkin,” kata Riza pada Kamis, 11 Februari 2021.

    Menurut Wagub DKI, petugas Dinas SDA sudah berupaya semaksimal mungkin dalam mencegah maupun menanggulangi bencana banjir. Ia pun mengajak masyarakat mengapresiasi upaya para petugas itu. “Bukan justru kita pukul karena kekecewaan. Mari sama-sama dukung petugas kita," tutur dia.

    Baca juga: Viral Petugas SDA Jadi Korban Penganiayaan Orang Tak Dikenal di Bidara Cina

    Video peristiwa pemukulan itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Penganiayaan itu terjadi ketika korban tengah bertugas di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur pada Rabu, 10 Februari 2021.

    Kapolsek Jatinegara Komisaris Yusup Suhadma belum mendapat laporan dari korban pemukulan itu. "Sampai saat ini belum ada laporan," ujar Yusup saat dihubungi hari ini.

    Meskipun begitu, Yusup akan mencari tahu soal dugaan penganiayaan terhadap pelayan publik itu. Salah satunya dengan mengecek rekaman CCTV yang tersebar tersebut.

    Dalam video viral di media sosial, terlihat perselisihan berawal saat mobil milik petugas SDA menutupi sebagian jalan umum di Bidara Cina. Para pelaku yang ingin melintas meminta petugas memindahkan mobil dinas mereka.

    Saat korban memindahkan mobil, pelaku tidak sabar dan menghampiri para petugas. Para pelaku pemukulan yang berjumlah tiga orang menganiaya petugas SDA yang sedang menyetir.

    Kasatpel SDA Kecamatan Jatinegara Robi Triawan mengatakan korban pemukulan tersebut merupakan anak buahnya. Robi pun berencana melaporkan penganiayaan itu ke kepolisian. "Yang jadi korban itu tim satgas atas nama Ipan dan mengalami luka memar di wajah," kata dia.

    ADAM PRIREZA | M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.