Banjir di Karawang, BPBD Terus Salurkan Aneka Bantuan Buat Para Pengungsi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga menggendong anaknya melintasi banjir di ruas jalan Pantura, Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. Hujan yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir dan menimbulkan kemacetan. ANTARA/M Ibnu Chazar

    Seorang warga menggendong anaknya melintasi banjir di ruas jalan Pantura, Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. Hujan yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir dan menimbulkan kemacetan. ANTARA/M Ibnu Chazar

    TEMPO.CO, Karawang -Badan Penanggulangan Bencana Daerah disingkat BPBD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terus mendistribusikan berbagai jenis bantuan kepada warga korban bencana banjir di daerah tersebut.

    Kepala BPBD Karawang Yasin Nasrudin di Karawang, Kamis malam, 11 Februari 2021 menyampaikan pihaknya telah menerima berbagai jenis bantuan dari sejumlah perusahaan di wilayah Karawang.

    Kebanyakan bantuan tersebut berupa mie instan, air mineral, sarden dan kecap.

    Yasin menyampaikan terima kasih kepada sejumlah perusahaan yang telah menyalurkan bantuan logistik kepada para korban banjir.

    "Bagi perusahaan yang ingin langsung memberi bantuan ke lokasi korban bencana dipersilakan. Jadi tidak mesti melalui BPBD Karawang," katanya.

    Namun pihak BPBD Karawang siap mendistribusikan bantuan dari pihak perusahaan ke lokasi banjir.

    Baca juga : PSI: Normalisasi Mutlak, Satu-satunya Cara Tanggulangi Banjir DKI

    Sementara itu, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak perusahaannya, PHE Offshore North West Java (PHE ONWJ) menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada para korban banjir.

    Manager Media Relations PHE Yudy Nugraha berharap bantuan yang telah diberikan bisa meringankan warga korban banjir di sekitar wilayah operasi PHE ONWJ.

    Selain mendistribusikan secara langsung ke dapur umum, pihaknya juga menyalurkan bantuan itu melalui BPBD setempat.

    Sementara itu, Bencana banjir di Karawang terjadi akibat tingginya curah hujan serta meluapnya beberapa sungai, seperti sungai Citarum, Cibeet, Cilamaya dan sungai Cikaranggelam.

    Banjir yang terjadi selama beberapa hari terakhir, sesuai dengan data Diskominfo Karawang, telah merendam 11.044 rumah yang tersebar di 39 desa, 17 kecamatan sekitar Karawang. Sebanyak 3.625 keluarga atau 8.648 jiwa mengungsi akibat banjir.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.