Situs Aisha Weddings Telah Dihapus, Polisi: Jejak Digital Tak Akan Hilang

Ilustrasi pernikahan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Polisi yakin penyelidikan terhadap penyedia jasa penyelenggara pernikahan atau weeding organizer Aisha Weddings tidak akan tehambat meski laman itu sudah tak bisa lagi diakses publik karena dihapus. "Jejak digital enggak pernah hilang sampai kapanpun," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, Jumat, 12 Februari 2021. 

Yusri menjelaskan pihak Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya saat ini sudah bergerak menyelidiki kasus itu. Polisi juga sedang mempelajari laporan yang masuk dan berencana memanggil pelapor dalam waktu dekat. 

Baca: Begini Jasa Aisha Weddings Disebut Bentuk Perdagangan Orang yang Terselubung

"Nanti kami klarifikasi pelapornya dengan membawa bukti dan saksi," kata Yusri. 

Penyelenggara pernikahan Aisha Weddings mempromosikan nikah siri, poligami, serta anjuran menikah bagi perempuan yang berumur 12-21 tahun. Informasi ini disebarkan melalui situs www.aishaweddings.com dan viral di media sosial.

Advokat Diana Riantina melaporkan Aisha Weddings ke Polda Metro Jaya pada Rabu petang, 10 Februari 2021. Laporan ini diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/800/YAN.2.5./2021/SPKT PMJ.

Dalam laporan itu, Aisha Weddings dipersalahkan melanggar UU Perkawinan, UU Perlindungan Anak, dan UU ITE. Pasal yang dilaporkan adalah Pasal 27 ayat 1 Jo Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Perkawinan.






Polisi Agendakan Umumkan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres Hari Ini

55 menit lalu

Polisi Agendakan Umumkan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres Hari Ini

Polda Metro Jaya akan mengumumkan kesimpulan kematian satu keluarga di Kalideres hari ini. Penyebab satu keluarga tewas itu akan segera terungkap.


Tekan Kecelakaan, Kemenhub Kembali Anjurkan Penggunaan Stiker Pemantul Cahaya

1 jam lalu

Tekan Kecelakaan, Kemenhub Kembali Anjurkan Penggunaan Stiker Pemantul Cahaya

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggaungkan penggunaan stiker pemantul cahaya untuk menekan risiko kecelakaan.


Parkir Liar 1 Lokasi di Jakarta Dapat Rp 50 Juta per Hari, Polda Metro Jaya: Kami Ga Pernah Urusan

1 jam lalu

Parkir Liar 1 Lokasi di Jakarta Dapat Rp 50 Juta per Hari, Polda Metro Jaya: Kami Ga Pernah Urusan

Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan kepolisian melakukan penindakan dan penertiban parkir liar yang rutin dilakukan setiap pekan.


Parkir Liar di Seputar Grand Indonesia Muncul lagi Usai Ditertibkan

2 jam lalu

Parkir Liar di Seputar Grand Indonesia Muncul lagi Usai Ditertibkan

Parkir liar di Jalan Kebon Kacang sebelah Mal Grand Indonesia tetap padat meski sehari sebelumnya Dishub dan Satpol PP melakukan penertiban.


Ketahui Maskawin dalam Pernikahan: Persiapan, Makna dan Perannya

9 jam lalu

Ketahui Maskawin dalam Pernikahan: Persiapan, Makna dan Perannya

Maskawin adalah salah satu hal penting dalam pernikahan.


Apa itu Seserahan dalam Pernikahan?

12 jam lalu

Apa itu Seserahan dalam Pernikahan?

Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pernikahan adalah seserahan.


5 Cara Mendisiplinkan Anak Menurut Sains

13 jam lalu

5 Cara Mendisiplinkan Anak Menurut Sains

Biasanya orang tua untuk menggunakan pukulan sebagai tindakan disiplin utama, namun bukan berarti tindakan itu efektif


Paris Hilton Cerita Proses IVF yang Dijalaninya Demi Memiliki Anak

14 jam lalu

Paris Hilton Cerita Proses IVF yang Dijalaninya Demi Memiliki Anak

Paris Hilton menceritakan proses IVF yang dijalani demi memilki keturunan dengan Carter Reum


5 Fakta Pembunuhan Berencana oleh Rudolf Tobing terhadap Icha

19 jam lalu

5 Fakta Pembunuhan Berencana oleh Rudolf Tobing terhadap Icha

Rudolf Tobing melakukan pembunuhan berencana terhadap Icha pada 17 Oktober 2022 sekitar pukul 21.30 WIB. Mayat Icha kemudian dibuang di pinggir jalan.


Markas Twitter Bakal Diperiksa karena Elon Musk Bikin Kamar Tidur

20 jam lalu

Markas Twitter Bakal Diperiksa karena Elon Musk Bikin Kamar Tidur

Elon Musk membangun kamar tidur di markas besar Twitter yang menuai kritik dari pemerintah kota setempat.