Kasus Helena Lim, Wagub DKI: Diduga Ada Penyalahgunaan Data Oleh Pemilik Apotek

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari keterangan Kasudinkes Jakarta Barat, Helena Lim membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang syarat mendapatkan vaksin jatah nakes. Namun netizen mempertanyakan pekerjaan Helena dan status kepemilikan di apotek dan apakah diperbolehkan mendapatkan vaksin jatah gratis tahap awal. Facebook

    Dari keterangan Kasudinkes Jakarta Barat, Helena Lim membawa keterangan bekerja di apotek sebagai penunjang syarat mendapatkan vaksin jatah nakes. Namun netizen mempertanyakan pekerjaan Helena dan status kepemilikan di apotek dan apakah diperbolehkan mendapatkan vaksin jatah gratis tahap awal. Facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses pemberian vaksinasi Covid-19 kepada sosialita Helena Lim di Puskesmas Kebon Jeruk telah diselidiki Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria. 

    "Kami sendiri di internal menurunkan inspektorat dan hasilnya petugas kami di puskesmas telah melaksanakan sesuai SOP yang baik," kata Riza kepada wartawan seusai menyaksikan Kapal Dewa Ruci di JICT 2, Jakarta Utara, Sabtu, 13 Februari 2021.

    Namun, di sisi lain, kata Wagub DKI, diduga ada potensi penyalahgunaan dari pemilik atau pimpinan apotek terkait data-data yang diberikan dalam proses vaksinasi. Pada tahap pertama pemberian vaksin Covid-19 dari pemerintah dikhususkan bagi tenaga kesehatan.

    Saat pemberian vaksinasi Covid-19 pada 2 Februari lalu, Helena bersama keluarganya. Proses vaksin tersebut juga diberikan kepada keluarga pemilik Apotek Bumi. 

    "Jadi ada pemilik, istri pemilik, anak pemilik dan Helena yang diaku sebagai keluarga mendapat surat keterangan dari Apotek Bumi di Kebon Jeruk untuk dapatkan fasilitas vaksin."

    Mengacu peraturan Kementrian Kesehatan, yang masuk prioritas pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan meliputi dokter, perawatan, bidan, tenaga kesehatan lainnya termasuk pegawai apotek.

    Dalam proses vaksinasi kemarin, empat pegawai Apotek Bumi yang mendapatkan vaksin diketahui merupakan keluarga pemilik apotek. Pemberian vaksin kepada keluarga pemilik apotek dan Helena Lim ini pun telah masuk ranah penyelidikan kepolisian.

    "Masalah ini sudah ditangani oleh kepolisian jadi masyarakat bersabar menunggu hasil dari kepolisian."

    Baca juga : Buntut Viral Helena Lim Dapat Gratis, Polisi Selidiki Potensi Pidana

    Riza mengingatkan bahwa Presiden Jokowi sudah menyampaikan bahwa semua masyarakat indonesia akan dapat vaksin gratis. "Dan kami memprioritaskan vaksin kepada tenaga kesehatan."

    Helena Lim merupakan sosialita yang ramai dibicarakan lantaran mendapatkan vaksin Covid-19 gratis jatah tenaga kesehatan. Helena yang juga selebgram itu merupakan pecinta supercar McLaren 570S Spider.

    Video proses vaksinasi Helena viral di media sosial. Helena Lim mendapatkan vaksin Covid-19 karena membawa keterangan bekerja di Apotek Bumi.

    IMAM HAMDI

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.