Surat Bahar bin Smith untuk Rizieq Shihab

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penceramah sekaligus terdakwa kasus dugaan penganiayaan, Bahar bin Smith berdiskusi dengan kuasa hukumnya di sela sidang putusan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Jawa Barat, Selasa, 9 Juli 2019. ANTARA

    Penceramah sekaligus terdakwa kasus dugaan penganiayaan, Bahar bin Smith berdiskusi dengan kuasa hukumnya di sela sidang putusan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Jawa Barat, Selasa, 9 Juli 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith, mengirimkan surat kepada tersangka kasus kerumunan, Rizieq Shihab.

    Baca:
    Bahar Smith Menolak Diperiksa Kasus Penganiayaan Sopir Taksi Online di Bogor

    Surat dengan tulisan tangan itu dikirim Bahar dari Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, tertanggal 11 Februari 2021.

    Berikut isi surat Bahar bin Smith untuk Rizieq Shihab.

    Wahai Imamku Habibana Rizieq bin Syihab.

    Maafkan anakmu ini yang tidak bisa berbuat apa-apa dari balik dinginnya teralis besi. Anakmu ini mendoakan agar Allah memberikan kepada Habib kesehatan, kekuatan dan menghancurkan musuh-musuh yang menzalimi Habib. Demi Allah mendidih darahku ketika mendengar Habib ditahan. Habib teladanku, pedomanku, guruku, ayahku dan aku akan selalu berada di barisan dan komando Habib. Dari anakmu Bahar bin Smith.

    Ayahku, ibuku, keluargaku, nyawaku, menjadi tebusan untuk selalu membela habib.

    Bahar bin Ali bin Smith

    Lapas Gunug Sindur, 11 Februari 2021.

    "Benar," ujar pengacara Bahar bin Smith, Aziz Yanuar kepada Tempo tentang surat tersebut, Sabtu, 13 Februari 2021.

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.