Baim Wong Masuk Survei Calon Gubernur, Pengamat: Warga Jenuh dengan Politikus

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baim Wong dan keluarga swafoto belatarkan Mangrove di Bintan, Kepulauan Riau. Baim salut Mangrove di Bintan masih terjaga ke asriannya. (foto: Intagram @Baimwong)

    Baim Wong dan keluarga swafoto belatarkan Mangrove di Bintan, Kepulauan Riau. Baim salut Mangrove di Bintan masih terjaga ke asriannya. (foto: Intagram @Baimwong)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin, melihat masuknya nama Baim Wong dalam survei pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI karena masyarakat mulai jenuh dengan politisi. "Baim Wong masuk urutan pertama, mungkin masyarakat sudah jenuh dengan para politisi yang selalu banyak pencitraan dalam kerja-kerjanya," kata Ujang melalui pesan teks, Selasa, 16 Februari 2021.

    Nama aktor Baim Wong masuk sebagai gubernur pilihan responden lembaga Media Survei Nasional (Median), jika Pilkada digelar saat ini.

    Baca: Inilah Gubernur DKI yang Diinginkan Rakyat jika Pilkada Digelar Sekarang

    Selain Baim Wong, nama lainnya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan eks Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Menurut Ujang, Baim Wong menjadi nama alternatif karena masyarakat ingin mencari sosok atau figur alternatif yang tidak punya latar belakang politik.

    Melalui nama Baim Wong, menurut dia, publik ingin mengkritik para politisi, bahwa publik bisa mengusulkan dan mendukung tokoh lain selain yang saat ini muncul. "Makanya muncul nama Baim Wong."

    Direktur Riset Median Ade Irfan Abdurrahman mengatakan nama Baim Wong muncul karena popularitasnya di media dan dipersepsikan sebagai dermawan. "Masih wajar jika ada yang menganggapnya layak jadi gubernur," kata dia saat dihubungi, Senin, 15 Februari 2021.

    Survei Median dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan 400 responden periode 31 Januari-3 Februari 2021.

    Populasi survei adalah warga Ibu Kota yang memiliki hak pilih. Sampel dipilih secara acak dengan teknik pengambilan sampel acak berjenjang (multistage random sampling).

    Median mencatat 11 nama gubernur jika Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI dihelat saat ini. Di posisi lima besar ada Anies (40,5 persen), Risma (16,5 persen), Ahok (8,5 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (3 persen), dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (0,5 persen.

    Lalu, ada nama mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (0,5 persen), mantan Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana (0,5 persen), Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (0,5 persen), aktor Baim Wong (0,5 persen), Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (0,5 persen), dan anggota DPR Abraham Lunggana alias Lulung (0,5 persen). Sedangkan responden yang tak memilih 28 persen.

    Menurut Ade, selain Baim Wong, Lulung juga masuk dalam nama yang disebut layak jadi gubernur mengingat rekam jejaknya sebagai mantan anggota DPRD DKI. Lulung juga kini duduk di kursi DPR dari Daerah Pemilihan Jakarta. "Kemungkinan besar dia masih mempunyai grasroot yang juga menginginkan Haji Lulung maju menjadi gubernur DKI," kata Ade.

    IMAM HAMDI | LANI DIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.