Pintu Air Pasar Ikan Siaga II, Sembilan Daerah di Jakarta Waspada Banjir

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sarana pengendali banjir di Pintu Air Pasar Ikan Sunda Kelapa. TEMPO/ Fransiskus S

    Sarana pengendali banjir di Pintu Air Pasar Ikan Sunda Kelapa. TEMPO/ Fransiskus S

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di sembilan wilayah untuk mewaspadai potensi banjir imbas kenaikan tinggi muka air (TMA) di Pintu Air Pasar Ikan, Jakarta Utara, Jumat dini hari, 19 Februari 2021.

    Dilansir melalui akun twitter resmi BPBD DKI Jakarta, @BPBDJakarta, dilaporkan Pintu Air Pasar Ikan mengalami status Siaga II tepat pukul 00.00 WIB.

    Sembilan wilayah yang memerlukan langkah antisipatif terhadap potensi banjir itu adalah Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing dan Kali Baru.

    TMA Pintu Air Pasar Ikan terus mengalami peningkatan rata-rata 10-20 sentimeter setiap jam sejak Kamis, 18 Februari 2021 pukul 21.00 WIB. Pada pukul 00.00 WIB, BPBD melaporkan TMA Pintu Air Pasar Ikan mencapai 202 sentimeter dengan kondisi cuaca berawan mendung.

    Tim Reaksi Analisis dan Kebencanaan (TREAK), PSTA-LAPAN sebelumnya memperkirakan akan terjadi hujan ekstrem di kawasan Jakarta pada 19-20 Februari 2021 sejak pukul 23.00 WIB dengan intensitas yang meluas dan memanjang. Hujan meliputi wilayah Bekasi, Depok, Tangerang hingga Karawang.

    Hujan ekstrem tersebut diprediksi mencapai intensitas maksimum pada pukul 05.00 WIB. Setelan itu intensitas akan berkurang terhadap waktu namun hujan dalam skala meso atau luas akan persisten terjadi sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Lapan pun meminta warga untuk mewaspadai banjir. 

    Baca juga: Prediksi Hujan Ekstrem 18-19 Februari di Jakarta, Lapan: Waspada Banjir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.