Kasus Tanah Ibu Dino Patti Djalal, Ini Peran Tersangka Freddy Kusnadi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto setelah dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, sejumlah pejabat tengah berjuang melawan virus tersebut. Instagram

    Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto setelah dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, sejumlah pejabat tengah berjuang melawan virus tersebut. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan tersangka Freddy Kusnadi yang berkali-kali disebut Dino Patti Djalal sebagai dalang kasus penipuan rumah ibunya adalah orang yang membayar seseorang, Aryani, untuk berpura-pura sebagai Yurmisnarwati, kerabat Zurni yang namanya tercatat sebagai pemilik rumah di Cilandak, Jakarta Selatan. Aryani disuruh berpura-pura di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).  

    "Berdasarkan keterangan dari Bu Aryani, kami dapatkan bahwa Freddy Kusnadi yang menyuruh dia dan membayar Rp 10 juta agar berperan sebagai Bu Yurmisnarwati," ujar Kepala Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Dwiasih di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Februari 2021.

    Baca: Polisi Tangkap Freddy Kusnadi, Terduga Mafia Tanah Dino Patti Djalal

    Selain menyuruh Aryani menjadi sosok palsu, Freddy juga menyiapkan beberapa identitas palsu Yurmisnarwati. Identitas palsu ini untuk meyakinkan PPAT soal identitas Aryani. 

    "Tanpa sadar rumah korban sudah beralih nama ke Freddy. Padahal korban merasa tidak pernah menjual rumah itu," ujar Dwiasih. 

    Nama Freddy pertama kali disebutkan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal sebagai salah satu pelaku mafia tanah. Melalui akun Twitter-nya, Dino menyebut Freddy Kusnadi sudah ditangkap kepolisian, namun dilepaskan kembali.

    "Update MafiaTanah: Ternyata polisi pernah tangkap dalang sindikat tanah a.n. Freddy Kusnadi tgl 11 Novembr 2020 jam 9 malam. Namun setelah dibawa ke Polda Metro, malam itu juga sang dalang dibebaskan tanpa proses hukum yg transparan+jelas. Setelah itu, dalang tersebut kabur dari rumahnya," cuit Dino lewat akun Twitter, @dinopattidjalal.

    Dino mengatakan sampai saat ini polisi tak pernah menyebut nama Freddy sebagai pihak yang menipu sertifikat dua rumah keluarganya. Ia pun menanyakan detail proses hukum yang polisi dalam menangani perkara itu.  

    "Bukti-buktinya sangat jelas, Freddy juga bagian dari sejumlah dalang lain dalam komplotan mafia tanah ini," kata Dino.

    Sampai hari ini, polisi telah menerima tiga laporan soal dugaan adanya mafia tanah yang menyasar rumah keluarga Dino Patti Djalal. Dari tiga laporan itu polisi berhasil meringkus 15 tersangka mafia tanah yang salah satunya adalah Freddy Kusnadi. Freddy ditangkap kembali Jumat subuh tadi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.