Banjir di Jakarta Pusat, Kawasan Benhil Diperkirakan Masih Terendam Hingga Malam

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa, 25 Februari 2020. Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA

    Suasana sejumlah kendaraan melintasi banjir yang menggenangi kawasan Bundaran Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Selasa, 25 Februari 2020. Hujan deras yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir di Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil) diperkirakan belum surut hingga Sabtu malam. Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan titik genangan banjir yang lain diusahakan surut pada sore ini. 

    Sedikitnya terdapat empat titik genangan dan banjir akibat hujan ekstrem sejak Sabtu dinihari di Jakarta Pusat. "Laporan yang masuk, ada empat titik. Itu genangan di Jalan LAN, Pejompongan, Tanah Abang. Kalau banjir itu di Kelurahan Karet Tengsin, Kelurahan Pasar Baru di Jalan Sentul dan paling terkena dampaknya di Kelurahan Bendungan Hilir," ujar Irwandi saat meninjau Jalan Sentul, Pasar Baru Jakarta, Sabtu 20 Februari 2021.

    Pemerintah Kota Jakarta Pusat berusaha menangani genangan agar bisa surut dalam satu jam. Untuk banjir, pemerintah kota masih melakukan penanganan menyesuaikan kondisi pembukaan pintu-pintu air serta kondisi air kiriman dari hulu.

    Banjir di Benhil memiliki ketinggian 70-120 sentimeter, sedangkan di Kelurahan Pasar Baru 40 cm dan Kelurahan Karet Tengsin 70 cm.

    "Mungkin kalau Benhil masih akan terendam sampai malam. Kalau di Pasar Baru ini mungkin sore ini bisa diusahakan surut. Kita usahakan yang terbaik lah ini kan akibat limpasan dari kali juga," ujar Irwandi.

    Curah hujan tinggi pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari mengguyur lima wilayah kota di Jakarta secara merata. Banyak titik di Jakarta, khususnya wilayah barat dan selatan yang terendam banjir akibat hujan ekstrem itu.

    Baca juga: Anies Baswedan Sebut Banjir Jakarta Kiriman dari Hulu, PSI: Jangan Menyalahkan

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan curah hujan ekstrem pada Sabtu dini hari menjadi penyebab terjadinya genangan hingga banjir di Jakarta. "Kapasitas sistem drainase Jakarta itu berkisar 50-100 milimeter, bila terjadi hujan di atas 100 milimeter per hari maka pasti terjadi genangan," ujar Anies di Pos Pantau Pintu Air Manggarai, Sabtu pagi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.