Begini Beberapa Rumah Sakit di Karawang Terendam Banjir

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Seorang warga menggendong anaknya melintasi banjir di ruas jalan Pantura, Jalan Ahmad Yani, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. Hujan yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir dan menimbulkan kemacetan. ANTARA/M Ibnu Chazar

TEMPO.CO, Karawang -Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terendam banjir menyusul tingginya curah hujan dan meluapnya beberapa sungai di wilayah Karawang.

"Banjir sudah meluas ke sejumlah wilayah Karawang sampai ke wilayah perkotaan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Yasin Nasrudin, di Karawang, Minggu siang, 21 Februari 2021.

Di wilayah perkotaan, banjir selain merendam rumah sakit, juga permukiman, akses jalan, dan kawasan pusat pertokoan.

Rumah sakit yang terendam banjir di antaranya Rumah Sakit Islam Karawang dan Rumah Sakit Bayukarta.

Akibat kondisi itu, petugas membawa pasien ke rumah sakit yang lebih aman atau yang tidak terkena banjir.

Selain itu, banjir juga dilaporkan merendam kantor pemerintahan seperti kantor kecamatan dan kantor desa, serta merendam akses jalan, sawah, fasilitas umum serta rumah ibadah.

Baca juga : Banjir di Kabupaten Bekasi Menyebar ke 134 Titik

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat BNPB menyebutkan, sebanyak 34 desa di 15 kecamatan terdampak banjir di Karawang.

Sebanyak 15 kecamatan terdampak banjir itu di antaranya Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat dan Cilamaya Wetan.

Lebih dari 8.000 rumah dilaporkan terendam banjir di wilayah Karawang.

Banjir di Karawang terjadi akibat tingginya curah hujan serta meluapnya beberapa sungai di wilayah Karawang. Di antara sungai yang meluap itu Sungai Citarum, Cibeet, Cikaranggelam, Cikareteg. 

ANTARA






DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

10 jam lalu

DKI Klaim Pelabuhan Muara Angke Aman dari Banjir Rob hingga 20 Tahun ke Depan

Pemprov DKI meninggikan dermaga di Pelabuhan Muara Angke hingga 1,5 meter


Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

1 hari lalu

Cuaca Ekstrem Jakarta hingga 8 Oktober 2022, BPBD: Waspada Banjir dan Angin Kencang

BPBD DKI Jakarta menyiagakan layanan darurat 112 sebagai salah satu antisipasi potensi cuaca ekstrem yang terjadi hingga 8 Oktober 2022.


Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

2 hari lalu

Gempa Tapanuli Utara Merusak Bangunan di 9 Kecamatan

Gempa berkekuatan 5,8 Skala Richter yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan rumah warga dan fasilitas lainnya di 9 kecamatan.


Cuaca Berpotensi Ekstrem, BMKG Minta Jawa Barat Waspada

2 hari lalu

Cuaca Berpotensi Ekstrem, BMKG Minta Jawa Barat Waspada

BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada periode 2-8 Oktober.


BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

BPBD Kabupaten Bogor Tetapkan Status Siaga Bencana Hingga Akhir Tahun

Hingga Agustus 2022, BPBD Kabupaten Bogor mencatat 524 bencana di wilayahnya.


Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

4 hari lalu

Cegah Banjir di Musim Hujan, PUPR Perbaiki Infrastruktur untuk Mitigasi Bencana

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah memperbaiki sejumlah infrastruktur pengendali banjir untuk mitigasi bencana alam.


DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

5 hari lalu

DKI Gerebek Lumpur Secara Maraton Hingga Akhir Tahun untuk Mencegah Banjir

DKI melakukan gerebek lumpur di sejumlah kali di Jakarta. Di Long Storage Agro Wisata Cilangkap akan dilaksanakan hingga akhir tahun.


Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

6 hari lalu

Anies Baswedan Andalkan Sumur Resapan, Sekda DKI Bilang Tak Signifikan Kurangi Banjir di Jakarta

Sekda DKI Marullah Matali mengatakan sumur resapan tak signifikan mengurangi titik banjir di Jakarta. Padahal jadi andalan Anies Baswedan.


Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

6 hari lalu

Pemkot Jakarta Timur Bangun 200 Sumur Resapan untuk Cegah Banjir

Pemerintah Kota Jakarta Timur menargetkan membangun sebanyak 2 ribu sumur resapan di 10 kecamatan di daerah tersebut pada 2022.


Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

6 hari lalu

Polres Karawang Periksa Pejabat Pemkab yang Diduga Aniaya Wartawan

Dua orang wartawan diduga dianiaya dan disekap oleh pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang