Anggota DPRD DKI Ungkap Penyebab Anggaran Banjir Jakarta Belum Digunakan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Foto udara banjir melanda kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, 20 Februari 2021. Kawasan bisnis yang banyak terdapat restoran dan kafe mewah ini memang langganan banjir setiap tahunnya. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPRD DKI Basri Baco mengemukakan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD 2021 untuk penanggulangan banjir Jakarta senilai Rp 1,5 triliun belum digunakan sebab masih di awal tahun.

"Tahun ini kami anggarkan Rp 1,5 triliun lebih untuk penanganan banjir Jakarta, pengurukan lahan dan lain-lain. Cuma kan belum bisa dieksekusi karena ini masih di awal tahun," katanya saat meninjau kondisi korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu sore, 21 Februari 2021.

Basri mengatakan dana penanggulangan banjir di APBD DKI tersebut dialokasikan untuk penyediaan sarana dan prasarana seperti pembebasan lahan, normalisasi sungai serta saluran hingga operasional petugas lapangan.

Menurut Basri, dana tersebut dipastikan segera diserap pada tahun ini mengingat sejumlah wilayah di Jakarta kembali dikepung banjir akibat air kiriman serta hujan lebat dalam tiga hari terakhir.

Berdasarkan agenda peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak banjir, kata dia, penyebab utama musibah tersebut karena sejumlah infrastruktur yang disiapkan Pemprov DKI untuk mengantisipasi banjir tidak berfungsi optimal.

Baca juga : Anies Baswedan Pastikan Semua Jalan Utama yang Sempat Terendam Kini Bebas Banjir

Salah satunya mesin pompa di beberapa tempat mengalami kerusakan. "Beberapa mesin pompa dipaksa bekerja hingga akhirnya rusak," kata Basri, politisi dari Fraksi Partai Golkar.

Selain itu, beberapa titik tanggul di sepanjang aliran sungai jebol akibat volume air yang terlalu besar. "Ada tanggul pecah dan jebol. Itu akan jadi evaluasi DPRD dan Pemprov DKI. Harus dieksekusi tahun ini anggarannya agar tidak terulang lagi (banjir)," katanya.

Secara umum, katanya, upaya mitigasi banjir yang dilakukan Gubernur Anies Baswedan beserta jajaran telah berlangsung optimal.

Salah satunya berada di kawasan Kampung Pulo, Jakarta Timur. Pada lokasi yang menjadi langganan banjir luapan Sungai Ciliwung hampir setiap tahun itu, kali ini bebas banjir.

"Contoh di Kampung Pulo. Tahun lalu banjir dan Golkar pernah turun juga ke situ. Hari ini tidak terjadi karena pompa nyala. Itu kuncinya," katanya soal banjir Jakarta dua hari terakhir.

ANTARA






Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

2 jam lalu

Cuaca Jakarta Diprediksi Hujan Siang Ini, Waspadai Juga Banjir Rob di Sejumlah Daerah

Pada siang hari, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprediksi hujan ringan.


Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

6 jam lalu

Wisma Atlet Disebut Jadi Tempat Kuntilanak, Pengamat Tata Kota: Jangan Diubah Jadi Rusun

Pengamat tata kota Nirwono Joga menyatakan Wisma Atlet Kemayoran dibangun untuk kepentingan event olahraga internasional. Bisa untuk olimpiade.


Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

7 jam lalu

Daerah Rawan Longsor di Jakarta Meluas Jadi 21 Lokasi

BPBD DKI menyatakan ada 21 lokasi di Jakarta yang rawan longsor pada bulan ini, bertambah dari 15 titik pada Januari lalu.


Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

16 jam lalu

Wisma Atlet, Dibentuk untuk Asian Games, Digunakan RSDC, dan Dianggap Sarang Kuntilanak

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengusulkan agar Pemrov DKI Jakarta mengelola Wisma Atlet agar tidak jadi sarang kuntilanak.


Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

18 jam lalu

Politikus PDIP Mau DKI Kelola Wisma Atlet yang Disebut Banyak Kuntilanak, Heru Budi: Masih Dibahas

Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat untuk alih fungsi Wisma Atlet karena lahan itu milik Sekretariat Negara (Setneg). Hal ini disampaikannya, menanggapi pernyataan Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DKI Jakarta, Ida Mahmudah.


Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

22 jam lalu

Heru Budi Manut Pemerintah Pusat Soal Nasib Wisma Atlet Biar Tak Jadi Sarang Kuntilanak

Heru Budi mengatakan pengelolaan Wisma Atlet jadi kewenangan Pusat. DPRD DKI minta jangan dibiarkan kosong agar tak banyak kuntilanak.


Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

22 jam lalu

Profil Bendungan Tamblang Rp 820 M yang Diresmikan Jokowi, Ada Cerita Terowongan Kuno

Bendungan Tamblang diresmikan Jokowi kemarin menggunakan teknik Inti Aspal dan sempat ditemukan terowongan kuno.


Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Saat Peresmian Bendungan Tamblang

2 hari lalu

Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Saat Peresmian Bendungan Tamblang

Kali ini, Jokowi bagi-bagi sepeda untuk anak yang bisa menjawab pertanyaan tentang Bendungan Tamblang di Buleleng, Bali.


Jakpro Sampaikan Laba Formula E 2022 Rp 5 Miliar, PSI: Masih Ada Utang Kok Ngomong Untung

2 hari lalu

Jakpro Sampaikan Laba Formula E 2022 Rp 5 Miliar, PSI: Masih Ada Utang Kok Ngomong Untung

Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo menilai klaim Formula E untung Rp5 miliar jauh dari yang sudah dikeluarkan APBD DKI Jakarta Rp560 miliar untuk pembayaran commitment fee.


Jokowi Sebut Sodetan Kali Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, DKI: Anggaran dan Pembangunan Wewenang Pemerintah Pusat

2 hari lalu

Jokowi Sebut Sodetan Kali Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, DKI: Anggaran dan Pembangunan Wewenang Pemerintah Pusat

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada mengungkapkan bahwa Pemprov tidak menganggarkan pembangunan maupun pembebasan lahan untuk proyek Sodetan Kali Ciliwung karena itu wewenang pemerintah pusat.