Pasca Banjir Bus Transjakarta Sudah Normal Kecuali Kalideres-Puri Kembangan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menaiki bus transjakarta di Halte Transjakarta Pasar Senen, Jakarta, Jumat, 18 Desember 2020. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pembatasan jam operasional transportasi umum hinggal pukul 20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Penumpang menaiki bus transjakarta di Halte Transjakarta Pasar Senen, Jakarta, Jumat, 18 Desember 2020. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pembatasan jam operasional transportasi umum hinggal pukul 20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasca banjir, Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta Prasetia Budi mengatakan seluruh layanan bus rapid transit (BRT) dan non-BRT sudah beroperasi normal.

    Dia berujar, pelayanan bus sempat terhenti akibat hujan dan banjir di Jakarta kemarin.

    "Pagi ini semua layanan Transjakarta BRT dan Non BRT telah beroperasi normal dan melayani pelanggan kembali," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 22 Februari 2021.

    Hanya saja, dia melanjutkan, bus Mikrotrans Jak 50 rute Kalideres-Puri Kembangan belum beroperasi. Sebab, banjir di Jalan Bojong Indah masih tinggi.

    "Sehingga tidak bisa dilintasi armada," ucap dia.

    Baca juga : Anies Baswedan Sebut Banjir di Jakarta 100 Persen Surut Pagi Ini

    Prasetia mengingatkan, pelayanan bus Transjakarta bersifat situasional dengan mempertimbangkan kondisi cuaca termasuk banjir. Dia mengimbau pelanggan untuk tetap hati-hati dan upayakan di rumah jika tak ada keadaan mendesak. "Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa, selalu pastikan untuk menerapkan 3M," tutur dia.

    LANI DIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.