Pengungsi Banjir Kota Tangerang Dapat Penyuluhan Covid-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Ilustrasi tes usap atau swab antigen Covid-19. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Banten memberikan penyuluhan COVID-19 kepada para pengungsi banjir untuk menghindari munculnya klaster baru. “Edukasi ini begitu penting pada masa pandemi ini agar tidak menambah kasus baru positif COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi di Tangerang, Senin, 22 Februari 2021.

    Petugas kesehatan terus menerus melakukan edukasi penggunaan masker. Mereka juga membagikan masker kepada para pengungsi.

    Baca: Basarnas Evakuasi 856 Jiwa Korban Banjir Jakarta, Terbanyak di Mampang Prapatan

    Petugas kesehatan melakukan tes swab antigen COVID-19. "Pengecekan khusus bagi pengungsi yang bergejala agar dapat dipisahkan, isolasi mandiri di rumah isolasi terkonsentrasi atau RIT, juga berkoordinasi dengan para pihak."

    Masyarakat diharapkan saling menjaga pada situasi pandemi yang disertai banjir ini. Warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan 4M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan, dengan tidak menonton atau berkerumun di lokasi sekitar banjir.

    "Lebih baik di rumah aja, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tetap menjaga protokol kesehatan dengan memakai masker serta menghindari kerumunan."

    Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta petugas kebersihan membantu untuk membersihkan permukiman pengungsi banjir seiring mulai surutnya air di sejumlah lokasi. "Warga dibantu petugas, mulai bersih-bersih rumah dan lingkungan serta mengangkut sampah yang terbawa banjir."
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.